Bagaimana Mendapatkan Kebebasan Finansial?

15 April 2013 | 09:36

Kebebasan finansial merupakan keadaan dimana penghasilan kita mencukupi keinginan dan kebutuhan tanpa harus berhutang. Kebebasan finansial akan terasa lebih menyenangkan jika harta yang kita miliki bisa produktif atau menghasilkan. Kunci untuk mendapatkan kebebasan secara finansial adalah cerdas dalam mengelola keuangan, termasuk cerdas dalam menabung, berasuransi dan juga berinvestasi.

Kebebasan finansial

Berikut ini beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan untuk bisa mencapai kebebasan secara finansial:

  • Belum bisa memahami dana darurat. Jika kita semakin sadar akan adanya dana darurat maka akan semakin baik. Jumlah dana darurat yang sebaiknya dimiliki adalah minimal sebesar 6 kali pengeluaran bulanan. Simpanan ini berfungsi untuk memenuhi keperluan darurat, yaitu ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan pendapatan tetap, PHK, dan lain sebagainya. Dengan adanya dana darurat ini, maka Anda akan tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa perlu berhutang jika keadaan sedang tidak menentu. Lalu mengapa harus sampai 6 kali pengeluaran? Karena selama 6 bulan dirasa akan cukup untuk memperoleh pekerjaan baru. Anda juga bisa membuat pos-pos berbeda untuk dana darurat. Jika memang tidak ada keadaan darurat, maka jika sudah terkumpul Anda bisa menggunakan dana darurat ini untuk uang muka rumah, dan lain sebagainya. Tetapi yang perlu diingat, Anda tidak boleh menganggap bahwa diskon merupakan keadaan darurat yang harus membobol dana darurat ini. Beberapa pos yang bisa Anda manfaatkan untuk dana darurat seperti deposito, tabungan, dan lain sebagainya.
  • Hindari diri dari perangkap asuransi. Kebebasan finansial terkadang terbelit dengan masalah asuransi. Rayuan asuransi terkadang menjadi bumerang untuk diri sendiri. Hal yang paling umum terjadi adalah membeli asuransi karena mumpung ada uang, ada yang menawari dan juga teriming-iming oleh rayuan. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk membeli asuransi, kita paham betul apa yang kita butuhkan. Sebaiknya Anda menghindari asuransi yang tidak memberikan manfaat maksimal. Jika Anda memang tertarik untuk membeli asuransi, sebaiknya cek premi dan manfaatnya apakah sesuai dan seimbang dengan kebutuhan atau belum. Misalnya apakah premi yang harus dibayar terlalu mahal dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh? Apakah asuransi kesehatan yang Anda pilih sudah mencakup kebutuhan kamar yang Anda inginkan jika memang harus rawat inap? Selain asuransi, investasi juga membutuhkan kecerdasan tersendiri. Saat ini jenis investasi yang paling banyak dijadikan favorit adalah reksadana dan logam mulia karena cenderung lebih aman dan bisa digunakan sewaktu-waktu. Tetapi Anda juga harus ingat bahwa investasi juga harus dilakukan dengan kebutuhan dan target.
  • Faktor kekompakan dengan pasangan. Kebebasan finansial bisa dicapai jika Anda dan pasangan kompak satu sama lain. Keterbukaan dengan pasangan adalah salah satu kunci untuk meraih kesuksesan keuangan keluarga. Anda dan pasangan harus mempunyai cara pandang yang sama, meliputi produk investasi yang dipilih, pola pendekatan pengelolaan, dan juga tujuan keuangan.