Benarkah Pria Lebih Tertarik Perempuan Berisi?

28 November 2012 | 09:55

Perempuan berisi dan ideal ternyata memang membawa nilai plus tersendiri daripada perempuan yang mempunyai tubuh super langsing seperti super model. Perempuan berisi justru lebih menarik daripada tubuh super langsing sang super model tersebut. Tetapi yang terjadi pada perempuan justru sebaliknya, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan tubuh super langsing seperti supermodel untuk bisa terlihat menarik di depan pasangan atau gebetannya. Padahal tidak semua pria menyukai perempuan terlalu langsing seperti itu. Perempuan dengan tubuh curvy akan terlihat lebih menarik jika pintar merawat diri sendiri. Terlebih jika perempuan berbentuk tubuh curvy ini bisa membawa diri dan tidak berlebihan, maka pria akan merasa lebih nyaman di sampingnya. Benarkah begitu? Nah, intip alasannya yuk, ladies.

Perempuan berisi

Alasan pertama, bisa menjadi teman untuk menikmati makanan lezat bersama. Anda pasti sadar bahwa pria mempunyai hasrat dan nafsu makan yang besar. Nah jika dia bisa mempunyai pasangan yang “sehati” untuk menikmati makanan yang dia inginkan, maka rasanya akan sangat menyenangkan dan nyaman. Bandingkan jika ketika makan, pasangannya hanya memesan salad sedangkan dia ingin pesan menu baru. Pasti dia akan merasa bersalah dan sekaligus kesal karena tidak bisa menikmati berdua apa yang diinginkannya. Bahkan terkadang pria akan merasa sangat bahagia bisa berbagi makanan dengan orang yang dikasihinya. Karena pria sangat tidak keberatan dengan perempuan yang memuaskan keinginannya sendiri untuk makan makanan lezat, dan bukan perempuan yang selalu menjalani program diet super ketat sepanjang waktu.

Perempuan berisi juga lebih disukai karena asalan yang kedua, yaitu tidak perfeksionis. Perempuan yang mempunyai tubuh langsing biasanya sangat terobsesi dengan sesuatu yang sempurna, terutama penampilan. Itulah yang membuat perempuan lebih sering memandang cermin sepanjang waktu. Padahal perilaku ini membuat para pria merasa gerah dan merasa terabaikan. Dan juga, pria lebih suka dengan perempuan yang percaya diri. Jika perempuan itu sering melongok ke cermin yang ada di mana-mana, apakah itu bisa dinamakan percaya diri? Tidak mungkin dong. Itulah sebabnya pria lebih suka perempuan dengan bentuk badan curvy yang dirasa lebih santai dan percaya diri dengan penampilan mereka.

Alasan ketiga adalah terasa lebih enak saat dipeluk atau huggable. Jika pasangannya terlalu kurus, maka pria akan merasa kurang nyaman untuk memeluk pasangannya. Itulah mengapa mereka ingin pasangannya lebih berisi dan membuatnya merasa nyaman saat memeluk. Istilah huggable memang pantas ditujukan untuk perempuan yang mempunyai bentuk tubuh curvy. Bayangkan saja, tidak ada yang mau memeluk “tengkorak” bukan? Itulah yang ada di pikiran para pria.

Perempuan berisi disukai juga karena alasan yang keempat, yaitu terbebas dari tekanan untuk memiliki tubuh ideal. Perempuan yang mempunyai tubuh langsing dan ideal ternyata mempunyai tekanan di dalam dirinya untuk bisa mempertahankan dan menjaga bentuk tubuhnya. Hal ini berbanding terbalik dengan para pria yang cenderung lebih santai terhadap hidupnya. Untuk itulah, mereka juga ingin pasangannya bisa menemaninya untuk bersantai pada waktu-waktu tertentu, misalnya pada akhir pekan dengan wisata kuliner, dan lain sebagainya. Jadi, pria juga tidak akan merasa nyaman dengan perempuan yang setiap saat selalu mengeluhkan adanya lemak di dalam tubuhnya.