Bicarakan Finansial Bersama Pasangan Sebelum Menikah

15 April 2013 | 09:36

Membicarakan dan merencanakan finansial sangat penting untuk pasangan yang akan menikah. Membicarakan dan merencanakan finansial akan membantu pasangan baru untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga mereka. Jika masih banyak pasangan yang masih menganggap membicarakan keuangan adalah hal yang tabu dan sensitif, sebaiknya Anda tidak terpengaruh. Jika Anda akan menikah, sedini mungkin Anda dan pasangan harus membicarakan manajemen keuangan agar bisa diatur dengan lebih baik. Karena Anda dan pasangan akan hidup bersama selamanya, urusan ini pun harus Anda bicarakan berdua. Berikut ini langkah-langkah membicarakan masalah finansial dengan pasangan:

Membicarakan dan merencanakan finansial

  • Samakan cara berpikir Anda berdua tentang uang. Jika Anda dan pasangan sama-sama saling bekerja, maka masing-masing harus mengetahui penghasilan masing-masing. Selain itu, masing-masing juga harus memberitahu tentang kebiasaan-kebiasaan tentang uang, misalnya Anda sering belanja buku jika sedang ada pesta buku, pasangan lebih suka menghabiskan uang untuk travelling, dan lain sebagainya. Dengan saling memberitahukan hal ini, maka masing-masing akan bisa saling mengingatkan dan tidak saling curiga setelah menikah nanti.
  • Jujur tentang keuangan sekarang. Membicarakan dan merencanakan finansial harus dimulai dari kejujuran. Sebelum menikah, masing-masing harus saling jujur dan terbuka tentang kondisi keuangan masing-masing, apakah ada tanggungan atau tidak, dan lain sebagainya. Bicarakan hal ini dengan baik dan bijak agar tidak terjadi perselisihan. Jika Anda harus membantu keluarga, beritahukan pada pasangan Anda dan jangan jadikan hal ini sebagai penghambat masa depan Anda bersama pasangan.
  • Merancang keuangan bersama. Karena Anda dan pasangan akan hidup bersama dan menggapai masa depan bersama, maka rencanakanlah keuangan Anda berdua. Buatlah catatan khusus tentang penghasilan dan pengeluaran Anda selama sebulan. Proses pencatatan ini akan membantu Anda untuk mengetahui kemana saja aliran uang Anda. Jika Anda dan pasangan ingin membeli rumah dan kendaraan sendiri, sediakan alokasi dana khusus. Memang tidak masalah mempunyai tabungan secara terpisah, asalkan sesuai dengan kesepakatan bersama. Tetapi sebaiknya prioritaskan tabungan bersama. Tabungan Anda pribadi bisa Anda gunakan hanya untuk membeli barang keinginan Anda saja.
  • Waspada tabungan, investasi dan asuransi. Membicarakan dan merencanakan finansial juga harus membicarakan ketiga hal ini. Anda harus membicarakan dengan pasangan apakah akan mengambil ketiga hal ini atau beberapa saja. Misalnya jenis investasi apa yang Anda dan pasangan inginkan, apakah investasi properti, emas dan lain sebagainya.

Apapun pilihan Anda, kunci utama untuk bisa sukses mencapai kebebasan finansial setelah menikah adalah dengan terbuka dan saling jujur. Pastikan suami tahu ketika Anda memberikan uang kepada keluarga Anda, dan begitupun sebaliknya. Ingatlah, kehidupan menikah tidak sama dengan kehidupan ketika masih lajang. Setelah menikah Anda tidak boleh lagi bersikap suka-suka terhadap keuangan, walaupun uang itu adalah hasil Anda sendiri.