Bicarakan Hal Ini Agar Lebih Dekat dengan Suami

23 January 2013 | 09:50

Lebih dekat dengan suami bisa dilakukan dengan cara verbal, seperti mengobrol hal-hal tertentu. Lebih dekat dengan suami juga akan membantu Anda untuk lebih terbuka dengannya. Bayangkan ketika Anda masih pacaran dulu, pasti semua hal dibicarakan berdua. Lalu kenapa setelah menikah justru diam saja? Frekuensi mengobrol dengan suami justru menurun ketika sudah menikah. Salah satu penyebab hal ini adalah kesibukan masing-masing. Padahal dengan komunikasi yang lancer akan membuat Anda dan pasangan semakin dekat dan harmonis. Di dalam sebuah pernikahan, komunikasi lancer menjadi kunci utama tercapainya kebahagiaan. Nah jika frekuensi mengobrol Anda dan suami berkurang, coba beberapa topic pembicaraan berikut ini:

Lebih dekat dengan suami

  • Keinginan yang terpendam. Cobalah bicarakan dengan pasangan tentang keinginan yang sudah bertahun-tahun Anda pendam. Misalnya belajar memasak, belajar bahasa Perancis, bersekolah lagi, dan lain sebagainya. Jadikan pembicaraan jadi dua arah dengan menanyakan tentang apa keinginannya yang terpendam dan masih ingin dia capai. Karena semakin sering Anda berdua membicarakan keinginan masing-masing, maka makin besar pula peluang untuk menjadi kenyataan. Karena Anda berdua bisa saling memberikan motivasi agar lebih semangat menjalani hidup.
  • Ketakutan. Lebih dekat dengan suami bisa dilakukan dengan cara menceritakan ketakutan Anda. Misalnya Anda mempunyai ketakutan tentang karir, dan lain sebagainya. Terkadang perempuan cenderung merasa takut terhadap perubahan. Dan jangan jaim dengan menyembunyikan rasa takut yang Anda rasakan. Katakana rasa takut yang Anda rasakan pada pasangan Anda. Dengan begitu, pasangan akan lebih mengerti keadaan Anda dan berusaha mencarikan solusi terbaik untuk Anda.
  • Kekecewaan. Sesuatu yang tidak berjalan baik memang rasanya sulit untuk diungkapkan. Anda bisa curhat kepada pasangan tentang kegagalan yang Anda alami, misalnya gagal memasak menu makan malam, gagal diet, gagal dipromosikan di kantor, dan lain sebagainya. Membicarakan apa yang membuat Anda kecewa dan sedih bisa membuat Anda merasa lebih lega. Terlebih jika pasangan Anda memberikan solusi yang tepat, maka Anda akan merasa jauh lebih baik. Secara psikologis, ketika Anda atau pasangan menceritakan rasa kecewanya terhadap suatu hal, itu artinya masing-masing dari kalian sudah percaya satu sama lain.
  • Tujuan bersama. Lebih dekat dengan suami juga bisa diwujudkan dengan menceritakan tentang tujuan bersama. Ya, selain bercerita tentang hal-hal pribadi, Anda dan pasangan juga bisa share tentang tujuan yang ingin Anda lakukan dan capai bersama. Misalnya pergi berlibur, membeli perabot baru, menambah momongan, dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilakukan untuk mempersiapkan masa depan bersama dan mencari cara untuk mencapainya bersama-sama.

Nah ladies, mulai sekarang, bangunlah komunikasi positif bersama pasangan. Bercanda sambil minum teh hangat sepulangnya dari kantor bisa menjadi sarana yang tepat untuk melepaskan kepenatan setelah seharian bekerja. Anda dan pasangan bisa saling menghibur dengan impian-impian yang ada dan candaan-candaan ringan yang membuat rileks.