Bunda, Ini Dia Persiapan untuk Menyambut Sang Buah Hati

7 May 2013 | 09:30

Persiapan Ibu hamil dibagi menjadi 3 fase penting, yaitu persiapan saat hamil, pasca kelahiran dan ketika sudah kembali ke kantor. Persiapan Ibu hamil ini untuk memastikan bahwa Ibu menjalani masa kehamilan dengan persiapan fisik dan mental yang kuat, terlebih untuk Anda yang bekerja. Biasanya cuti melahirkan hanya 3 bulan. Nah dalam waktu yang cukup singkat ini Anda harus bisa mempersiapkan kehamilan dan kelahiran jauh-jauh hari agar bisa memaksimalkan cuti tersebut dengan lebih efektif.

Persiapan Ibu hamil

Fase pertama, yaitu persiapan ketika hamil:

  • Rencanakan porsi cuti setelah melahirkan lebih lama. Karena pada masa-masa setelah melahirkan menuntut Anda untuk mempererat kedekatan antara Ibu dan bayi serta memantapkan pasokan ASI.
  • Konfirmasi kantor bahwa Anda tetap memberikan ASI eksklusif setelah kembali bekerja. Tanyakan apakah tersedia ruangan kosong untuk memompa ASI.
  • Carilah kelompok atau organisasi pendukung Ibu ASI di sekitar rumah dan kantor. Anda bisa meminta dukungan dari atasan, rekan kantor dan keluarga untuk memberikan ASI eksklusif setelah kembali bekerja.
  • Belajar cara memompa ASI dengan tangan dan belilah pompa ASI (breastpump) yang sesuai.
  • Pertimbangkan beberapa pilihan pekerjaan yang ada. Persiapan Ibu hamil yang bekerja ini akan berpengaruh pada kelancaran menyusui. Untuk itulah tidak ada salahnya Anda mempertimbangkan opsi bekerja yang lain, misalnya bekerja dari rumah (freelance), bekerja paruh waktu, dan lain sebagainya.

Fase kedua, yaitu persiapan pasca kelahiran:

  • Segera lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) minimal 1 jam setelah melahirkan. Usahakan Ibu dan bayi dirawat menjadi satu dan hindari pemberian cairan prelaktal.
  • Untuk meningkatkan bonding antara Ibu dan bayi, perbanyaklah kontak dengan bayi.
  • Istirahat yang cukup, tenang dan mantapkan diri untuk memberikan ASI. Sering-seringlah menyusui sesuai permintaan bayi untuk meningkatkan pasokan ASI, minimal 8-12 kali sehari.
  • Sebaiknya Anda menghindari pemberian ASIP (ASI Perah) dengan bantuan dot. Sebaliknya, gunakan pipet, cangkir, sendok, dan lain sebagainya.
  • 2 minggu sebelum masuk kerja, mulailah menabung ASIP dan belajar tentang tata cara menyimpan yang tepat untuk mempertahankan kualitasnya.

Fase ketiga, yaitu persiapan ketika sudah kembali bekerja:

  • Pertimbangkan memulai bekerja pada hari kamis untuk menghindari jetlag saat bekerja kembali.
  • Susui bayi Anda sebelum berangkat ke kantor. Persiapan Ibu hamil sampai melahirkan ini sebaiknya dilakukan dengan hati gembira. Sebelum berangkat kantor sampai Anda pulang ke rumah harus ada di dalam suasana gembira.
  • Pompa ASI secara teratur sesuai jadwal sebelum payudara terasa penuh.
  • Pastikan pengasuh bayi mengerti pemberian ASIP yang benar.
  • Susui bayi ketika Anda sudah pulang, malam hari sebelum tidur, akhir pekan, dan setiap Anda bersama dengan bayi.
  • Minta dukungan dari sesama Ibu di kantor; dengan berbagi pengalaman, bertukar pendapat dan saling mendukung.