Butuh Alasan Ini untuk Pindah Kerja

4 October 2012 | 10:09

Pindah kerja bukanlah sesuatu yang hanya dipertimbangkan melalui intuisi. Pindah kerja harus melalui proses pemikiran yang matang. Anda tidak harus menjadikan jenuh sebagai alasan utama atau pertimbangan utama untuk mencari pekerjaan lain. Tindakan yang terlalu terburu-buru akan membuat Anda lebih menyesal di kemudian hari. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah dan gemilang. Karena nanti ada masanya dimana Anda harus menantang diri sendiri untuk meninggalkan comfort zone agar lebih berkembang dan juga produktif. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk mengakhiri masa kerja Anda di kantor, sebaiknya Anda mencari pertimbangan tersendiri, sebagai berikut:

 Pindah kerja

1)  Jenjang karir mentok. Bekerja tanpa adanya peningkatan karir akan membuat kita hanya terjebak dalam pekerjaan yang sama bertahun-tahun. Belum lagi jika penilaian hasil kerja juga tidak jelas dan tidak ada kepastina untuk mendapatkan promosi. Nah, kondisi seperti inilah yang membuat kita terkadang menyia-nyiakan waktu dan masa depan. Jadi, tidak heran jika banyak karyawan yang menjadikan alasan ini untuk pindah dan mencari perusahaan yang memberinya jenjang karir lebih bagus dan pasti.

2)  Pindah kerja dengan alasan minim apresiasi. Jika Anda merasa sudah berusaha mengerahkan semua tenaga dan pikiran untuk menghasilkan karya terbaik tetapi masih dianggap biasa saja, maka Anda bisa mempertimbangkannya. Terkadang kita memang membutuhkan apresiasi, pujian atau penghargaan sebagai penyemangat kita dalam bekerja. Hal ini seringkali terjadi karena sang atasan, tugas Anda adalah untuk menyelesaikan kewajiban, jadi beliau tidak akan memberikan apresiasi karena itu memang sudah tugas Anda. Padahal bagi karyawan, bentuk penghargaan sekecil apapun mempunyai efek yang sangat besar untuk meningkatkan semangat bekerja menjadi lebih baik lagi.

3)  Mengejar karir impian. Anda kerapkali bertanya apda diri anda apakah pekerjaan yang sekarang merupakan pekerjaan impian Anda? Apakah apa yang Anda inginkan ada di dalam kantor ini? Bekerja hanya demi mendapatkan pekerjaan atau uang emata tetap tidak bisa membuat hati merasa bahagia. Karena itulah, mulailah mempersiapkan diri untuk melirik pekerjaan lain yang sesuai dengan minat dan impian Anda. Walaupun gajinya mungkin lebih rendah daripada kantor yang sekarang, tetapi jika di sana Anda bisa lebih nyaman dan bahagia? Selama kita mencintai apa yang kita kerjakan, kita pasti akan selalu memberikan yang terbaik. Nah, kalau sudah begitu, kesuksesan juga akan segera mengikuti. Percayalah.

4)  Gaji stagnan. Atau bia diartikan, gaji tetap dan tidak beranjak naik setelah Anda bekerja selama bertahun-tahun. Alasan yang paling menggiurkan bagi para karyawan adalah tawaran perusahaan yang mempunyai tawaran gaji tinggi dan dengan fasilitas yang lebih lengkap. Bahkan menurut suatu survey, harapan kenaikan gaji menjadi satu-satunya asalan untuk pindah kerja. Karena itulah, 8 dari 10 perusahaan selalu kuatir akan kehilangan karyawan terbaiknya. Karena masa depan Anda bisa Anda mulai tapaki dengan memilih pekerjaan yang Anda inginkan.

5)  Pindah kerja dengan alasan “tua di jalan”. Alasan ini selalu dikemukakan oleh masyarakat di kota-kota besar, khususnya Jakarta. Hal ini disebabkan oleh kondisi lalu lintas Jakarta saat ini yang sudah semakin parah dan tidak bersahabat. Di Jakarta, kita bisa menghabiskan waktu 2-3 jam untuk perjalanan dari kantor menuju rumah. Tidak hanya merasa lelah secara fisik, tetapi juga akan membuat kita merasa tua di jalan. Walaupun kantornya enak dan suasananya menyenangkan, tetapi jika kita harus berangkat pukul .5.00 pagi agar tiba tepat wakti di kantor, tentu akan berpengaruh pada kondisi fisik dan mental. Dan kondisi ini sehari terjadi dua kali, yaitu berangkat dan pulang kantor. Kelelahan dalam waktu yang panjang inilah yang kemudian membuat banyak orang mempertimbangkan untuk berkarir di perusahaan lain yang lokasinya berada dekat dengan rumah.

6)  Stress dan tertekan. Dalam bekerja, tidak sedikit karyawan yang merasa stress dan tertekan. Entah karena target perusahaan yang terlalu tinggi, pekerjaan yang menumpuk maupun atasan yang selalu menuntut. Jika seseorang merasakan stress dalam bekerja, dia sebaiknya mulai mencari penyebab dan solusinya. Karena stress dan tekanan pekerjaan rentan menjadi pemicu berbagai penyakit.