Hati- Hati Saat Beraktivitas di Jejaring Sosial bagi Karyawan

20 October 2014 | 04:51

Beraktivitas di jejaring sosial memang sudah menjadi makanan sehari- hari masyarakat yang melek internet, baik di Indonesia maupun di luar sana. Beraktivitas di jejaring sosialbagi orang Indonesia bahkan melebihi aktivitas mereka yang ada di luar Indonesia. Bahkan ada yang memaparkan bahwa masyarakat yang paling aktif beraktivitas di twitter adalah dari Kota Jakarta dan Bandung.

Beraktivitas di jejaring sosialLalu apa hubungannya dengan para pekerja? Sebagai karyawan yang mempunyai atasan, terlebih jika Anda berteman dengan atasan Anda di jejaring sosial, sebaiknya Anda mengontrol apa yang Anda lakukan di dunia maya, terlebih pada jam kerja. Sepertinya memang hal yang sepele tetapi hal ini bisa berpengaruh pada karir Anda ke depannya. Karena sebagai seorang karyawan profesional, pastinya kehidupan Anda pastinya diawasi oleh atasan Anda. Jika Anda tidak cermat berujar dan bersikap di jejaring sosial, maka akan merusak reputasi Anda di mata atasan. Lalu apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sosial media?

Lakukan hal ini:

  • Jadikan sosial media sebagai alat komunikasi dua arah. Jangan hanya menjadikan sosial media sebagai ajang curhat, seperti selalu pasang status tanpa mengindahkan keberadaan orang lain. Apakah mereka akan merasa terganggu atau tidak, dan lain sebagainya. Jika kita hanya menggunakan sosial media sebagai media komunikasi satu arah saja, maka Anda akan kehilangan manfaatnya.
  • Pahami dan teliti sebelum publish. Beraktivitas di jejaring sosial sekarang ini harus lebih berhati- hati karena ada UU ITE yang menindak tegas pelakunya. Maka jangan heran jika sudah banyak sekali netizen yang terjerat pasal ini karena menjelek- jelekkan seseorang atau suatu perusahaan. Jadi, sebelum Anda publish status Anda, sebaiknya Anda pastikan status tersebut tidak ada unsur pelanggaran, menjelekkan seseorang atau sesuatu dan lain sebagainya.
  • Patuhi aturan yang berlaku. Selain aturan tertulis, ada juga aturan tak tertulis yang ada di setiap sosial media. Misalkan jangan memberikan kritik yang bernada negatif pada seseorang atau instansi, dan lain sebagainya.

Jangan lakukan hal ini:

  • Terlalu bebas curhat di dunia maya. Tidak semua orang mau melihat maupun mengetahui apa yang dilakukan orang lain. Jadi sebelum Anda publish tentang curhatan Anda sebaiknya pikirkan dengan baik apakah curhat tersebut terlalu berlebihan jika dibagi pada publik atau tidak. Jika curhat yang terkesan pribadi, sebaiknya tidak diumbar di mesia sosial apapun.
  • Membeberkan rahasia perusahaan. Beraktivitas di jejaring sosial menjadi sangat riskan jika Anda membeberkan rahasia perusahaan. Internet menyampaikan dan menyebarkan¬† informasi dengan sangat cepat. Jadi ketika pada suatu waktu menyebarkan sebuah berita, maka hanya dalam hitungan detik orang lain bisa melihat berita tersebut. Jadi ketika Anda ingin membeberkan rencana perusahaan atau rahasia perusahaan, sebaiknya tidak perlu melakukannya di sosial media.

Berbagi gosip. Sebaiknya kabar apapun yang belum terbukti kebenarannya tidak disebar luaskan, terlebih jika berhubungan dengan perusahaan Anda.