Hindari Hal Kecil yang Bisa Membuat Pria Kecewa

16 April 2013 | 09:18

Pria kecewa tidak hanya pada hal-hal besar yang Anda lakukan, tetapi ada juga hal kecil yang bisa menyulut rasa kecewanya. Pria kecewa apabila sudah tidak bisa lagi menutupi rasa sensitifnya. Di balik sikapnya yang terlihat kuat, pria memang mempunyai hati yang lembut dan sensitive. Sebagai perempuan, mungkin menganggap sesuatu itu sepele, tetapi justru hal itu bisa membuat pria kehilangan rasa percaya dirinya dan merasa insecure. Perbedaan pria dan perempuan ketika merasa kecewa adalah jika perempuan cepat kembali pulih, sedangkan pria membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk bisa bangkit lagi. Lalu apa sih yang sebaiknya tidak kita lakukan dan katakana agar tidak membuatnya kecewa?

Pria kecewa

  • Membanding-bandingkannya dengan pria lain. Entah itu tentang fisik, materi, ataupun sikap. Anda tidak boleh membanding-bandingkannya dengan pria manapun. Walaupun Anda bermaksud bercanda, tetapi Anda tidak boleh menyakiti hatinya dengan membuatnya merasa tidak mampu di depan Anda. Mungkin memang ada pria yang jauh lebih unggul daripada pasangan, tetapi Anda tak perlu membandingkannya di depannya. Pada umumnya, pria akan merasa sangat kacau dan bersalah ketika dibandingkan dengan pria lain. Dan hal ini akan berpengaruh pada aspek-aspek di dalam hidupnya.
  • Terlalu banyak berkata ‘tapi’. Pria kecewa dengan kata ‘tapi’ yang seringkali Anda ucapkan ketika sedang berargumen dengannya. Mungkin bagi Anda ini hal yang sangat biasa untuk pembelaan, tetapi pria akan merasa bahwa Anda tidak bisa menerima pendapatnya. Untuk menghindari rasa kecewa pada pasangan, ada baiknya jika Anda mengganti kata ‘tapi’ dengan ‘mungkin’ yang terkesan lebih halus dan bisa membuatnya lebih berpikir panjang tanpa merasa dikecewakan dan tidak diterima.
  • ‘Aku nggak butuh kamu!’. Kalimat ini mungkin terlontar ketika Anda sedang kesal atau marah, tetapi tahukah Anda apa dampak dari kalimat ini? Dia akan merasa terluka dalam waktu yang lama. Kalimat ini berarti penolakan dari Anda dan seperti dia tidak berharga di depan Anda. Jika Anda memang sedang ingin sendiri dan marah, coba katakana dengan kalimat yang lebih halus, misalnya ‘Aku ingin sendiri dulu’. Jangan menggunakan kalimat yang seolah menolaknya mentah-mentah.
  • ‘Kamu itu bisanya apa sih?’. Pria kecewa jika Anda tidak membutuhkannya bahkan cenderung menyepelekannya. Pasangan Anda adalah manusia biasa yang tidak bisa melakukan semua hal, dia pasti mempunyai kekurangan. Cobalah untuk mengucapkan kata yang baik. Jika memang pekerjaan yang dilakukan untuk Anda masih belum bisa membuat Anda merasa puas, jangan langsung mengeluarkan kata-kata pedas. Berikan contoh terlebih dahulu agar dia lebih paham.
  • Menunjukkan bahasa tubuh negatif. Bahasa tubuh pun bisa dengan jelas terbaca oleh mata lelaki. Para pria akan merasa takut dan was-was ketika pasangannya menunjukkan bahasa tubuh sedih, bosan, dan tidak puas.

Mulai sekarang, jadilah sosok perempuan hebat yang ada di balik pria kuat. Dukung pasangan dengan cinta Anda dan jadilah pasangan yang sempurna untuknya.