Hindari Hubungan Spesial dengan Rekan Kerja

18 January 2013 | 09:55

Rekan kerja memang biasanya menarik karena kita bertemu dengan mereka setiap hari. Dan bagi sebagian besar orang, menjalin hubungan dengan rekan kerja bisa sangat menyenangkan karena setiap hari mulai dari pagi sampai sore bisa bersama-sama. Romantisme setiap hari bisa dibayangkan dan direalisasikan dengan mudah, misalnya berangkat bersama, makan siang bersama, pulang kerja bersama, share tentang pekerjaan dan kantor, makan malam bersama, dan lain sebagainya. Mungkin terdengar menggiurkan ya? Tetapi apakah itu cukup untuk membuat kehidupan percintaan kita bahagia? Eit, jangan buru-buru memutuskan, simak dulu alas an mengapa sebaiknya kita menghindari hubungan special dengan rekan kerja:

Rekan kerja

  • Gosip. Ketika menjalin asmara di tempat kerja, suka atau tidak, gossip pasti akan menyebar dengan begitu derasnya. Mungkin saja semua orang di kantor terlihat mannis dan mendukung Anda dan pasangan, tetapi belum tentu di belakang Anda mereka bisa seperti itu. Jadi, bisa dikatakan bahwa kehidupan percintaan Anda tidak lagi menjadi sesuatu yang pribadi.
  • Ketidak-bebasan. Menjalin hubungan special dengan rekan kerja akan menimbulkan rasa tidak bebas satu sama lain. Misalnya Anda dan pasangan ada di Divisi yang sama, dan salah satu dari Anda mendapatkan promosi. Terkadang hal-hal seperti ini menjadi penyebab kecemburuan social.
  • Personal vs. professional. Bayangkan ketika Anda dan pasangan sedang menghadapi suatu permasalahan, maka tidak menutup kemungkinan bahwa pekerjaan Anda berdua juga akan terganggu. Begitu juga jika Anda dan pasangan mempunyai pandangan yang berbeda tentang masalah perusahaan. Hal ini juga bisa memicu permasalahan baru.
  • Rasa iri dari rekan kerja. Mungkin ketika Anda dipromosikan, maka banyak yang akan menganggap bahwa orang yang paling berpengaruh terhadap promosi tersebut adalah pasangan Anda, bukannya kinerja Anda. Jika sudah terjadi hal seperti ini, maka atmosfer di lingkungan kerja tidak bisa lagi dikatakan harmonis dan tenang.
  • Tekanan perusahaan. Mungkin ada beberapa perusahaan yang tidak melarang hubungan di antara sesame karyawan. Tetapi ketika Anda menjalin hubungan dengan rekan kerja, sudah bisa dipastikan bahwa setiap mata akan mengawasi Anda berdua.
  • Perbedaan status. Menjalin hubungan special dengan rekan kerja akan memberikan perbedaan status antara Anda dan pasangan. Misalnya Anda karyawan junior dan pasangan sudah senior. Dan jika salah satu dari Anda membuat kesalahan di kantor, maka nama baik Anda berdua lah yang akan menanggung akibatnya.
  • Kikuk setelah berpisah. Mungkin hal ini tidak akan terjadi pada Anda yang bisa menuntaskan hubungan sampai jenjang pernikahan. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak? Bahkan tidak jarang mereka yang akhirnya putus malah memilih untuk resign dan mencari pekerjaan lain. Lalu bagaimana jika tidak kunjung mendapatkan tawaran pekerjaan yang baru? Maka masa depan menjadi taruhannya.