Ingin Anak Anda Pintar dan Cerdas? Ini Dia Tipsnya!

16 April 2013 | 09:14

Anak pintar dan cerdas tentu menjadi dambaan setiap orang tua. Anak pintar dan cerdas tidak hanya bisa diperoleh di bangku sekolah, karena ada beberapa faktor lain yang juga berpengaruh pada kecerdasan dan kepintaran sang buah hati Anda. Penasaran? Ini dia hal yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan potensi si kecil:

Anak pintar dan cerdas

  • ASI eksklusif. Ketika Anda mempunyai bayi, peluang untuk mencerdaskan sang buah hati masih terbuka lebar. Karena untuk memaksimalkan kecerdasan sang buah hati, Anda bisa memberikan ASI eksklusif selama 9 bulan. Hal ini karena bayi yang diberi ASI eksklusif selama 9 bulan mempunyai tingkat kecerdasan dan tingkat pertumbuhan yang lebih baik daripada bayi yang hanya mendapatkan ASI kurang dari 9 bulan atau bayi yang hanya diberikan susu formula.
  • Gizi tercukupi. Anda harus mulai mengajarkan konsumsi makanan sehat sejak dini, seperti mengenalkannya pada sayur dan buah dan menghindari konsumsi junk food. Karena di masa pertumbuhan, buah hati Anda membutuhkan nutrsi yang penting, seperti asam lemak Omega-3 yang bisa didapatkan dari ikan. Ikan yang mempunyai kandungan asam lemak Omega-3 antara lain salmon, tuna dan ikan cod. Studi mengatakan bahwa anak yang terbiasa mengkonsumsi ikan-ikan tersebut mempunyai pikiran yang lebih tajam.
  • Mengenalkannya pada musik. Anak pintar dan cerdas bisa didapatkan dengan sejak dini memperkenalkannya pada music. Musik bisa melatih kemampuan otak kanan. Bahkan di dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak yang bermain music mempunyai kemajuan yang pesat di dalam kemampuan akademik dan IQ ketika menginjak usia remaja.
  • Mengenalkannya pada olahraga. Ternyata ada hubungan antara prestasi akademik anak-anak dengan kebugaran fisik. Karena dengan adanya peningkatan aliran oksigen dan darah ke otak ketika sedang berolahraga bisa menjadi faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.
  • Membiasakan sarapan. Anak pintar dan cerdas juga dimulai sejak pagi, yaitu dengan kebiasaan sarapan. Karena dengan membiasakan sarapan, berarti membantu meningkatkan konsentrasi dan memori anak saat belajar. Sebaliknya, anak-anak yang tidak terbiasa mengasup sarapan akan lebih sulit untuk berkonsentrasi dan lebih cepat lelah. Hal ini karena berhubungan dengan asupan gizi yang diasup setiap pagi akan mempengaruhi kemampuan otak sampai siang hari.
  • Budayakan membaca. Ingat Bunda, anak-anak juga perlu untuk dilatih gemar membaca. Karena membaca adalah sarana tepat untuk membantu meningkatkan perkembangan kognitif pada anak-anak. Ada 8 aspek yang bekerja ketika sang anak membaca, antara lain aspek persepsi, sensori, pengalaman, sekuensial, belajar, berpikir, afeksi dan asosiasi. Dan ke-delapan aspek tersebut sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan otak anak Anda.