Jangan Biarkan Depresi dan Stres Merusak Kehidupan Seks Anda

3 January 2013 | 02:15

Depresi dan stres bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya dateline pekerjaan, kemacetan, urusan rumah tangga dan lain sebagainya. Depresi dan stres bisa mempengaruhi kebahagiaan seseorang, termasuk kehidupan seks seseorang. Kenapa bisa begitu? Karena ketika datang stress dan juga depresi, maka biasanya seseorang akan cenderung memilih untuk menyendiri dan akhirnya kehilangan gairah bercinta.

Depresi dan stres

Ketika seseorang sedang dilanda depresi atau stress, biasanya mereka menghindari aktivitas seksual. Hal ini akan semakin diperparah dengan factor kelelahan yang bisa membuat seseorang untuk lebih menyendiri dan cuek terhadap pasangan. Bahkan bisa dikatakan bahwa pasangan yang terkena stress atau depresi, justru bisa mempengaruhi pasangannya yang tidak stress untuk tertular atau terkena dampaknya. Karena perasaan dan sikap negative akan dengan mudah menular. Sehingga akibatnya, Anda dan pasangan sama-sama tidak tertarik dengan hubungan seksual. Mengapa bisa begitu? Karena seseorang yang terkena stress atau depresi mempunyai tingkat kepercayaan diri yang rendah. Jadi, di dalam hati, mereka juga berpikir hanya menjadi partner seks yang buruk. Dari pemikiran inilah akhirnya muncul rasa ingin menghindar dari pasangan. Di lain pihak, pasangan yang tidak mengalami depresi juga bisa merasa tidak diperhatikan yang akan membuatnya merasa depresi juga. Lalu bagaimana caranya agar depresi atau stress tidak mengganggu aktivitas seksual kita?

Depresi dan stres bisa diatasi agar tidak mengganggu kehidupan seks dengan cara yang pertama, yaitu dengan meminta bantuan dari ahli. Khususnya untuk Anda yang mengalami depresi serius. Biasanya nanti Anda akan dibantu dengan terapi Cognitive Behaviour Therapy (CBT). Terapi CBT adalah terapi yang mengajak penderita depresi untuk bisa mempelajari bagaimana caranya mencerna dan juga mempersepsikan suatu persitiwa di dalam hidupnya. Terapi ini akan membantu kita untuk melawan persepsi atau tindakan negative.

Cara kedua adalah dengan istirahat. Untuk sementara waktu, tidak ada salahnya Anda dan pasangan berhenti sejenak dari aktivitas bercinta. Untuk menyiasatinya, Anda perlu menggantinya dengan melakukan hal-hal keintiman dalam bentuk yang lain selain seks. Misalnya dengan berciuman, berpelukan atau berpegangan tangan. Nantikan mood bercinta semakin meningkat pasca melakukan hal-hal tersebut.

Depresi dan stres juga bisa dihilangkan dengan cara yang ketiga, yaitu bercinta. Ya, jika Anda merasa sudah siap untuk bercinta dengan pasangan, lakukan saja. Jangan terpengaruh oleh pikiran-pikiran Anda yang lain. Karena ketika sedang depresi, dorongan gairah alami saat berhubungan seks bisa sangat membantu meningkatkan mood dan pikiran positif Anda. Karena ketika seseorang mendapatkan orgasme, dia juga mendapatkan hormone serotonin dan endorphine dengan level yang lebih tinggi. Kedua hormone ini disebut sebagai hormone kebahagiaan.

Cara keempat, komunikasi. Bagi pasangan menikah, seks merupakan alat komunikasi yang bisa dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan diri, baik saat sedang susah atau senang. Jadi ketika stress atau depresi melanda Anda, jangan segan-segan untuk membicarakannya dengan pasangan. Siapa tahu dia mempunyai solusi atau paling tidak bisa menenangkan Anda.