Job Hopper ≠ Gaji Lebih Besar

9 October 2012 | 09:49

Gaji besar pastilah diinginkan oleh semua orang. Ketika seseorang pindah dari satu kerjaan ke kerjaan yang lain, apakah bisa menjamin bisa mendapatkan gaji besar? permasalahan yang akhir-akhir ini banyak sekali dikeluhkan oleh banyak perusahaan di seluruh dunia adalah karyawan muda yang gemar pindah-pindah kerja. Mereka mersa seperti sudah bekerja untuk perusahaan selama puluhan tahun, padahal baru bekerja selama satu tahun. Akibatnya, tingkat pergantian karyawan baru di perusahaan cenderung tinggi. Biasanya, para karyawan tersebut akan mengudnurkan diri setelah bekerja di perusahaan tersebut paling lama 1,5 tahun. Alasanya adalah untuk mencari gaji yang lebih besar di perusahaan lain. Benarkah?

Gaji besar

Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Stanford Graduate School of Business. Hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa meskipun kurangnya kesetiaan karyawan dari generasi Y ini menjadi masalah untuk perusahaan, tetapi hal tersebut juga memunculkan masalah keuangan bagi karyawan itu sendiri

Gaji besar apakah mungkin bisa didapatkan oleh seorang job hopper? Job hopper adalah kutu loncat atau orang yang gemar berpindah-pindah kerja. Sebenarnya, penghasilan seorang jobhopper ini lebih sedikit daripada mereka yang memilih bekerja lebih lama di satu perusahaan. Jadi, mereka yang mempunyai pengalaman lima tahun bekerja di perusahaan yang sama rata-rata menerima kenaikan gaji tahunan 8% lebih tinggi daripada para job hopper yang hanya menerima kenaikan gaji tahunan sebesar 5%. Karena karyawan yang loyal cenderung lebih produktif dan kreatif daripada mereka yang sering berpindah kerja.

Karena berpindah kerja secara terus-menerus untuk mendapatkan gaji yang paling baik itu sebenarnya tidak dianjurkan. Jika ada seorang karyawan yang mempunyai penghasilan tinggi saat ini. Cobalah tanyakan tentang sumber penghasilannya, bagaimana mendapatkannya dan apa yang dia lakukan untuk mencapai penghasilan tinggi tersebut? Jawaban yang Anda dapat pastilah karena dia bekerja pada satu atau perusahaan, bukan yang berpindah kerja secara terus-menerus. Memang tidak diharamkan untuk berpindah kerja, asalkan niatnya untuk mencari karir yang lebih baik dan untuk mendapatkan tantangan lebih banyak.

Gaji besar tetap bisa didapatkan oleh seseorang yang pernah pindah-pindah kerja asalkan dilakukan dengan alasan-alasan yang tepat dan tidak terlalu sering. Berikan alasan kuat ketika Anda harus berpindah kerja, misalnya karena mencari karir yang tepat untuk diri Anda, mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion Anda, dan lain sebagainya. Lagipula, memang terkadang ada masanya dimana Anda memang sudah waktunya resign dan mencari tantangan baru.

Selain itu, perysahaan juga akan lebih mudah menangkap gelagat jika alasan Ana terus-menrus pindah kerja hanya karena Anda mengejar jabatan dan gaji yang lebih besar. pada akhirnya, motivasi Anda ini justru akan berbalik dan merugikan Anda. Beberapa perusahaan tetap lebih mengutamakan karyawan yang mempunyai tingkat loyalitas yang tinggi. Selain itu, mengejar gaji tinggi tanpa mencintai pekerjaan  yang membuat Anda tidak bisa bekerja dengan totalitas yang diinginkan oleh perusahaan. Nah, jika sekarang Anda masih menjadi karyawan di bawah satu tahun, jangan pernah berancang-ancang untuk pindah sesegera mungkin hanya karena Anda ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Cobalah untuk bertahan dan tunjukkan loyalitas Anda pada perusahaan sampai pada akhirnya Anda sudah tidak bisa bertahan lagi. Dan pada saat itu, tentunya Anda akan lebih siap untuk bertarung di pasar bebas untuk mendapatkan perusahaan yang sanggup membayar mahal Anda.