Kata Sinis Saat Bertengkar juga Bisa Dihindari Kok

8 March 2013 | 04:28

Kata sinis saat bertengkar bersama pasangan terkadang tidak bisa dihindari. Kata sinis ini padahal yang bisa membuat hubungan berantakan. Mungkin hal ini tidak akan terasa pada awla-awal pernikahan, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, pertengkaran demi pertengkaran yang tidak bisa dihindarkan lagi juga bisa menjadi batu kerikil. Kalimat yang bernada tidak mengenakkan atau kritikan tajam mulai terlontar satu sama lain. Misalnya Anda yang selalu menggerutu tentang kebiasaannya, dan lain sebagainya.

Kata sinis

Ketika masih pacaran dan pengantin baru, mungkin masih berpegang teguh pada komitmen untuk saling menerima kebiasaan baik dan buruk. Tetapi untuk tetap menjadikan hubungan pernikahan Anda tetap sehat dan bahagia, sebaiknya Anda dan pasangan sama-sama mengurangi gerutuan. Bagaimana caranya?

  • Dengarkan. Berikan kesempatan pada pasangan untuk membicarakan apa yang menjadi uneg-unegnya atau isi hatinya. Jangan menyela. Anda harus bisa mendengarnya dengan seksama tanpa menyela dengan perkataan se-simple apapun. Jadilah pendengar yang baik, lakukan seolah Anda masih masa pendekatan dan masih dimabuk cinta. Jangan langsung memberikan penilaian apapun.
  • Bersihkan hati. Kata sinis bisa dihindari dengan membersihkan hati. Cobalah untuk menghilangkan berbagai macam pikiran atau memori yang tidak menyenangkan bersama pasangan. Cobalah untuk mengingat-ingat kenangan manis Anda dengan pasangan, mulai dari pertama bertemu, pacaran sampai menikah. Dengan begitu, mood Anda pun akan semakin baik dan emosi sedikit teredam. Selain itu, dengan mengingat nostalgia antara Anda dan pasangan, Anda juga akan lebih menghargai usaha Anda berdua untuk sampai akhirnya mencapai pernikahan bersamanya.
  • Tanyakan pada diri sendiri: Apakah aku benar-benar mencintai dia yang ada di depanku sekarang? Kata sinis akan hilang dengan sendirinya jika Anda menanyakan hal ini pada diri sendiri. Tatapan mata akan melunak dan senyum akan merekah di bibir Anda. Karena pikiran Anda akan menjadi jernih dan bisa dengan enak mendengarkan segala perkataan pasangan. Berhentilah saling mengkritik dan berusahalah untuk saling menghargai satu sama lain, sama seperti ketika masih pacaran dulu. Carilah solusi berdua untuk menutupi kekurangan masing-masing.