Kecerdasan Multiple Bayi juga Bisa Distimulasi, Bunda.

31 May 2013 | 09:58

Kecerdasan multiple pada anak merupakan jenis kecerdasan yang bisa dikembangkan. Kecerdasan multiple atau yang sering disebut dengan multiple inteligensia ini antara lain meliputi logical mathematical (kemampuan dalam menggunakan logika-matematik untuk memecahkan berbagai masalah); verbal linguistic (kemampuan dalam menguraikan pikiran dalam bentuk kalimat-kalimat); bodily kinesthetic (ketrampilan gerak, seperti olahraga dan menari); visual spatial (kemampuan dalam berpikir tiga dimensi); interpersonal (kemampuan dalam memahami serta mengendalikan diri sendiri); musical (kepekaan dan kemampuan dalam berekspresi dengan nada, bunyi, irama dan melodi); naturalist (kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan); serta kemampuan intrapersonal (kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri).

Kecerdasan multiple

Kecerdasan ini akan berkembang sangat pesat pada saat buah hati Anda masih dalam janin, yakni sejak 3-4 bulan di dalam kandungan Ibu dan setelah lahir sampai umur 3-4 tahun. Setelah itu, perkembangan otak akan berjalan melambat. Untuk itulah sebagai orang tua, kita harus bisa memaksimalkan masa-masa penting ini. Jika dikembangkan secara terus-menerus, maka kecerdasan anak akan bervariasi. Stimulasi harus dilakukan sesering mungkin selama kita berinteraksi dengan bayi dan disesuaikan dengan perkembangan kemampuannya. Berikut ini beberapa cara intervensi kecerdasan multiple pada anak:

  • Kecerdasan berbahasa verbal. Kecerdasan multiple yang satu ini bisa diintervensi atau distimulasi dengan mengajak sang anak bercakap-cakap, bernyanyi, membacakan cerita secara berulang-ulang, menyanyikan lagu anak-anak, merangsang anak untuk berbicara dan bercerita, dan lain sebagainya.
  • Kecerdasan emosi interpersonal. Bisa dilakukan intervensi atau stimulasi dengan bermain bersama anak yang lebih muda atau yang lebih tua, meminjamkan mainan, saling berbagi kue, mengenalkan orang lain, belajar bersalaman dengan orang lain, dan lain sebagainya.
  • Kecerdasan emosi intrapersonal. Stimulasilah anak Anda dengan menceritakan keinginan, perasaan, pengalaman, cita-cita, mengarang cerita, berkhayal, dan lain sebagainya.
  • Kecerdasan naturalis. Intervensi dilakukan dengan bercerita melalui benda, gambar, alam, dan juga kegiatan di sekelilingnya. Setiap benda yang ada di sekelilingnya bisa Anda jadikan sumber interaksi dan komunikasi.
  • Kecerdasan logika matematik. Kecerdasan multiple yang satu ini bisa distimulasi dengan bercerita dan bernyanyi.
  • Kecerdasan visual spatial. Dapat dilakukan dengan mengamati gambar atau foto. Anda bisa bercerita dengan media gambar atau foto, serta menggerakkan benda-benda berwarna mencolok dan benda-benda yang berbunyi.
  • Kecerdasan gerak tubuh. Mulai dari usia 6-8 bulan yaitu dengan melatih duduk, berdiri berpegangan, dan lain sebagainya.
  • Kecerdasan musikal. Stimulasinya bisa dilakukan dengan bernyanyi, mendengarkan music, mengikuti irama, memainkan alat musik, dan lain sebagainya. Jangan lupakan juga untuk membiasakan berkomunikasi (baik melalui cerita atau melalui lagu) dengan anak ketika sedang mandi, mengganti popok atau menyuapkan makanan.