Manfaat Tempe

31 August 2012 | 09:59

Tempe adalah makanan khas Indonesia yang baru-baru ini sempat membuat gempar penduduk karena kelangkaannya. Tempe yang biasanya dengan mudah dijumpai dimana-mana, beberapa hari lalu menjadi barang berharga yang sangat langka. Di Indonesia sendiri, tempe sudah dikenal dari 2.000 tahun yang lalu. Walaupun harganya murah dan merupakan yang bisa dijangkau oleh semua kalangan, tempe mempunyai manfaat yang luar biasa bagi tubuh dan kesehatan. Bahkan, manfaat tempe ini tidak hanya diakui di Indonesia tetapi juga diakui di dunia.

Tempe

Inilah rangkuman manfaat tempe yang diliput dari World’s Healthiest Foods.

Tabel Nutrisi Tempe

dalam penyajian 113,40 gram

Nutrisi

Jumlah % Harian Yang Terpenuhi

Mangan

73%

Protein

41,2%

Tembaga

30,5%

Fosfor

28,6%

Vitamin B2

23.5%

Magnesium

21.8%

Kalori (222 kal)

12%

Tempe mempunyai kandungan protein yang setara dengan daging

Mengejutkan bukan? Ya, kandungan protein yang terdapa di dalam tempe mempunyai kualitas yang sama dengan produk hewani. Coba perhatikan dalam tabel di atas: kandungan protein tempe mencapai 41%. Berbeda dengan produk daging, tempe tidak mengandung kolesterol jahat. Bahkan, kandungan protein yang ada di dalam tempe mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Itulah sebabnya, untuk makanan pengganti daging yang lebih sehat, tempe adalah jawaban yang paling tepat.

Sehat untuk jantung

Kaget dengan kabar ini? Tetapi kenyataan dan penelitian sudah membuktikan bahwa protein kedelai sudah menjadi primadona beberapa tahun belakangan ini karena dinilai mampu menjaga kesehatan jantung. Dari beragam penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa protein yang dikandung dari kedelai bisa menurunkan tingkat LDL atau kolesterol jahat, yaitu sebanyak 35-40 %. Angka yang fantastis bukan? Dari sini, Anda pasti sudah bisa membayangkan bagaimana manfaat mengkonsumsi tempe bagi jantung Anda. Karena LDL yang dibiarkan tertimbun di dalam tubuh akan membentuk plak keras di dalam pembuluh darah yang akan terus membesar sampai akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke. Selain menurunkan LDL, kedelai juga bisa menaikkan kadar HDL atau kolesterol baik di dalam darah. Selain itu, tempe juga kaya akan serat sehingga mampu mengikat kolesterol dan lemak dalam makanan.

Tempe juga mampu menstabilkan gula darah di tingkat sehat

Khusus untuk Anda yang menderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2, tempe akan membantu menstabilkan gula darah. Karena serat dan protein yang terkandung di dalam tempe bisa mencegah kadar gula tinggi dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Para penderita diabetes umumnya harus menjaga kadar kolesterol tetap rendah karena jika tidak akan menyebabkan aterosklerosis (radang pembuluh darah) dan juga penyakit jantung.

Mencegah kanker

Selain mencegah kanker (kantong kering) karena harganya yang murah, tempe juga bisa mencegah penyakit kanker. Karena serat yang terkandung di dalam tempe berfungsi untuk mengikat racun penyebab kanker dan kemudian membuangnya dari dalam tubuh serta mampu memperbaiki kinerja usus. Racun yang telah diikat dan akan dikeluarkan tersebut tidak akan merusak sel-sel usus besar. Hal ini dikarenakan kandungan serat yang ada di dalam tempe mampu mengurangi resiko kanker usus besar. Dan bagi Anda yang kuatir dengan ancaman kanker payudara, Anda bisa bersyukur karena Negara kita kaya akan kedelai dan tempe. Karena tempe juga mampu menurunkan resiko kanker payudara. Selanjutnya untuk pria, tempe yang mempunyai kandungan alami isoflavon bisa menurunkan resiko kanker prostat. Jadi, jangan ragu untuk makan tempe. Walaupun murah meriah, manfaatnya sangat dahsyat bagi kesehatan.