Membuat Abon Lebih Tahan Lama

5 September 2012 | 09:13

Membuat abon sendiri terkadang menjadi pilihan banyak orang. Karena dengan membuat abon sendiri, citarasa dan tingkat higienitas yang berbeda pula. Tetapi ada pula yang menganggap proses pembuatan abon sendiri itu lebih sulit dan lebih ribet daripada membelinya. Itulah yang menyebabkan perempuan yang tidak sempat berjibaku di dapur lebih memilih untuk membeli abon di toko daripada membuatnya sendiri di rumah.

Membuat abon sendiri

Tingkat kesulitan yang sering dialami saat membuat abon adalah dagingnya yang mudah hancur, belum kering, atau terlalu berminyak. Pakar kuliner Bara Pattiradjawane mengungkapkan bahwa pembuatan abon tidak sulit asal tahu caranya. Termasuk cara agar abon buatan sendiri sama awetnya dengan yang dijual di luar. Jika proses pembuatannya tepat, maka abon buatan sendiri bisa tahan sampai satu bulan dalam wadah kedap udara. Nah, berikut rahasianya:

  • Proses menggoreng. Menggoreng abon memang agak sedikit¬†tricky. Pertama, gunakan minyak secukupnya agar hasil gorengan dagingnya tidak terlalu berninyak. Kedua, masukkan daging suwir ke dalam wajan panas sedikit demi sedikit. Menggoreng daging abon sekaligus banyak akan membuat daging suwir jadi menggumpal. Daging yang menggumpal ini akan menyerap minyak lebih banyak. Maka, hasilnya menjadi lebih basah sehingga mudah basi.
  • Penggunaan bumbu. Bumbu dasar yang digunakan untuk membuat abon antara lain bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan cabai yang dihaluskan. Ketika dihaluskan, bumbu ini akan mengeluarkan cairan yang memengaruhi tekstur daging saat digoreng. Agar lebih tahan lama, maka pastikan agar tumisan bumbu ini benar-benar kering, tetapi jangan sampai gosong.
  • Membuat abon sendiri harus menggunakan oven. Menggoreng abon terlalu lama tak ayal akan membuat abon jadi mudah gosong. Satu trik yang bisa digunakan untuk mengeringkan daging tanpa membuatnya jadi gosong adalah dengan oven. Setelah matang, oven daging selama 15-20 menit dengan suhu 100 derajat celsius. Setelah selesai, diamkan abon di dalam oven selama satu menit agar benar-benar kering.
  • Gunakan api sedang. Agar abon lebih kering, bukan berarti Anda harus menggorengnya dengan api besar. Bara menyarankan untuk menggunakan api sedang untuk hasil abon kering sempurna. Penggunaan api besar akan membuat abon jadi lebih mudah gosong, sementara dagingnya belum tentu matang. Sedangkan api yang terlalu kecil membuat daging lebih banyak menyerap minyak goreng.
  • Gunakan wadah bersih. Wadah penyimpanan juga berperan penting untuk menjaga abon tetap awet. Sebelum digunakan untuk menyimpan abon, pastikan wadah ini benar-benar bersih dan kering. Cuci stoples dengan air panas dan keringkan dengan lap bersih agar wadah lebih higienis.

Membuat abon sendiri dengan mengikuti 5 tips tersebut tentunya akan membuat abon buatan Anda lebih enak dan lebih higienis daripada abon yang beli di pasaran. Anda bisa membuat masakan ini special untuk keluarga Anda dengan mengikuti resep di bawah ini:

Resep Bahan Abon Daging Sapi :

  • daging sapi tanpa lemak dan urat 1 kg, potong kasar
  • air 3 liter
  • santan 250 ml dari 1 butir kelapa
  • daun salam 2 lembar
  • lengkuas 1 cm, memarkan
  • minyak goreng 500 ml

Resep Bumbu Halus Abon Daging Sapi :

  • bawang merah 6 butir
  • bawang putih 3 siung
  • kunyit 2 cm, bakar
  • air asam 1 sendok teh
  • cabai rawit 3 buah
  • ketumbar 1/2 sendok teh
  • gula merah secukupnya
  • garam secukupnya

Cara Membuat Abon Daging Sapi :

  1. Didihkan air dan garam. Masukkan daging sapi, masak hingga daging lunak. Angkat. Iris tipis daging dan pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga memar atau parut halus.
  2. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus, dan salam dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan daging, aduk rata.
  4. Tuang santan, masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga kering.
  5. Panaskan minyak, goreng adonan daging hingga kering. Angkat dan tiriskan.
  6. Pres atau peras hingga minyaknya tiris. Pisahkan adonan abon dengan garpu agar tidak menggumpal.
  7. Sajikan.