Menikah Tak perlu Menunggu Sampai Mapan

27 May 2013 | 09:53

Mapan untuk menikah bukanlah hal yang ideal dibicarakan. Mapan untuk menikah bukanlah suatu alasan untuk menunda suatu niat suci. Mungkin Anda merasa belum siap karena belum mapan secara finansial, tetapi apakah menikah harus menunggu untuk mapan dulu? Karena pada kenyataannya, kita tidak perlu mapan terlebih dahulu untuk menikah. Karena kemapanan bisa menunggu. Apakah sampai saat ini kemapanan inilah yang mengganggu pikiran Anda untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius? Berikut ini beberapa alasan yang menguatkan mengapa Anda bisa menikah tanpa harus menunggu menjadi kaya terlebih dahulu.

Mapan untuk menikah

  • Menikah bisa menambah rejeki. Kurang banyak yang menyadari bahwa setelah menikah, seseorang justru makin makmur. Tetapi yang perlu disadari adalah hal tersebut tidak datang begitu saja. Karena setelah menikah, tanggung jawab berubah. Ada dua kepala untuk satu kehidupan. Yang terpenting adalah kerjasama serta saling support dengan pasangan. Dengan begitu, di dalam kehidupan menikah, Anda akan semakin mapan dengan sendirinya.
  • Jangan membandingkan budget pernikahan orang lain. Mapan untuk menikah tidak bisa diukur melalui biaya pesta pernikahan yang dikeluarkan. Anda tidak perlu takut menikah karena takut melihat budget pesta pernikahan orang lain yang begitu besar. Memang untuk mewujudkan pesta pernikahan idaman membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi bukan itu esensi dari menikah bukan? Jika Anda penasaran, Anda hanya perlu bertanya tentang referensi pernikahan pada mereka, bukannya bill yang mereka keluarkan. Dengan begitu, Anda bisa mencari segala keperluan pernikahan Anda sendiri yang sesuai dengan budget Anda.
  • Mapan itu tak bertahan lama. Artinya, ketika Anda sudah mapan bukan berarti Anda tidak akan kehabisan uang lagi. Karena semua itu tergantung pada stabilitas perekonomian Anda. Kemapanan merupakan sesuatu yang harus dirintis secara terus-menerus dan dijaga agar tetap stabil. Tetapi perekonomian juga mengalami pasang-surut. Tetapi Anda tak perlu kuatir selama Anda membuatnya tetap stabil, karena kebahagian tidak hanya bergantung pada uang.
  • Karena tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Mapan untuk menikah tidak menjamin perekonomian kita di depan menjadi stabil selamanya. Tetapi Anda juga tidak boleh berburuk sangka terhadap masa depan. Setiap kondisi yang terjadi pastilah ada jalan keluarnya. Ketika Anda memutuskan untuk menikah di usia 25 tahun dimana pekerjaan Anda masih belum bisa dikatakan mapan, jangan pernah takut akan bangkrut. Karena Anda masih muda, pasti banyak kreativitas dan lahan karir yang masih membutuhkan jasa Anda.

Jadi Ladies, menikah itu tidak melulu tentang uang. Menikah merupakan kehidupan dan kerjasama Anda bersama pasangan. Jadi mulai sekarang, selalu berpikiran positif dan jangan terlalu larut pada pemikiran lama.