Pastikan Jilbab Anda tetap Rapi Seharian

28 October 2014 | 09:02

Membuat jilbab tetap rapi bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Karena ada banyak hal yang mengharuskan Anda untuk membuka jilbab sehingga membutuhkan usaha lagi untuk merapikannya, seperti ketika akan berwudlu dan Sholat. Membuat jilbab tetap rapi walaupun tetap beraktivitas dan dibuka ketika berwudlu tentu mempunyai trik khusus. Jilbab yang kurang tepat cara pengkreasiannya dan salah bahan bisa membuat penampilan Anda mencari berantakan dan sulit untuk mengatur kerapihan jilbab itu sendiri.

Membuat jilbab tetap rapiNah tips untuk Anda yang seharian beraktivitas menggunakan jilbab adalah sebagai berikut:

  • Pilihlah bahan jilbab yang tepat. Bahan yang tepat juga mensupport jilbab Anda akan bertahan tingkat kerapihannya walaupun sudah Anda lepas untuk berwudlu dan beraktivitas seharian. Pilihan bahan atau material juga sebaiknya disesuaikan dengan acara dan jenis kegiatan/ aktivitas Anda. Jika Anda seharian berencana untuk liburan atau berada di luar ruangan, Anda bisa memilih bahan katun agar lebih nyaman dan tidak mudah berantakan. Hindari pemakaian bahan sutera atau satin karena licin dan mudah berantakan. Dan jika hanya digunakan di dalam ruangan, jangan menggunakan bahan jilbab yang terlalu tebal (terlebih jika digunakan pada siang hari pada musim kemarau) tetapi tidak transparan. Jadi bahan jilbab juga bisa mempengaruhi kenyamanan Anda sebagai pengguna. Jadi ketika Anda nyaman, maka Anda juga akan merasa percaya diri.
  • Gunakan jarum, peniti kecil atau bros. Membuat jilbab tetap rapi bisa dengan menyematkan jarum, peniti kecil atau bros pada jilbab Anda. Pastikan Anda menyematkan peralatan ini di bagian yang tepat, misalnya di lipatan jilbab dan pastikan tidak akan menyakiti Anda. Selain itu, bros selain untuk menahan jilbab agar tidak berantakan juga untuk menambah penampilan Anda menjadi manis dan cantik.
  • Memilih jilbab instan. Jilbab instan ada banyak sekali pilihannya, mulai yang bermodel sederhana sampai yang berumbai- rumbai. Sehingga Anda bisa memilih yang sesuai dengan kepribadian dan acara yang akan Anda datangi. Selain itu, jika Anda pergi membawa balita, sebaiknya memilih jilbab instan yang sederhana dan tidak terlalu banyak hiasan dan hindari pemakaian jarum. Kalaupun Anda ingin mengenakan bros, sebaiknya pastikan lokasi penempatan bros tersebut tidak akan terjangkau oleh buah hati Anda agar tidak menyakitinya.
  • Masukkan jilbab ke dalam kerah baju. Jilbab bisa tahan rapi seharian jika dimasukkan ke dalam kerah. Untuk menambah kesan lebih profesional (jika untuk pergi ke kantor), Anda bisa menambahkan scarf yang diikat di leher. Gaya ascot knot sangat cocok untuk menegaskan kesan profesional dalam penampilan Anda. Gaya ascot knot ini sangat mudah, yaitu dengan cara melilitkan scarf segiempat yang sudah dibentuk menjadi bentuk segitiga di leher. Pilihlah scarf yang motif atau warnanya sesuai dengan baju Anda.

Sebaiknya tidak memakai scarf yang motifnya detail. Membuat jilbab tetap rapi juga tetap harus memperhatikan detail dan motif yang dipakai. Saran untuk pemakaian jilbab sehari- hari (non- resmi) sebaiknya jangan memilih scarf yang motifnya detail atau berbahan lace/ renda. Detail yang dimaksud adalah seperti adanya tambahan hiasan manik- manik atau payet karena jenis jilbab yang ini lebih cocok untuk acara ke pesta.