Perlukah Tetap Bercinta Ketika Hamil?

15 April 2013 | 09:39

Bercinta saat hamil terkadang membuat sebagian besar masyarakat masih takut. Padahal bercinta saat hamil tidak akan beresiko selama dilakukan secara tepat. Karena memang seks di masa kehamilan itu aman, terutama jika dilakukan pada trimester akhir. Bahkan seks pada trimester akhir sangat disarankan karena sangat baik untuk kesehatan mental dan juga hubungan Anda dengan sang suami. Selain itu, ada beberapa alasan khusus melakukan hubungan intim dengan suami pada saat sedang hamil, antara lain:

Bercinta saat hamil

  • Seks bisa meningkatkan ikatan antara Anda dan sang suami. Sejatinya, masa kehamilan memang sangat menguras energy dan perhatian perempuan. Hal inilah yang seringkali membuat suami merasa terabaikan dan ditinggalkan. Padahal di dalam kehidupan rumah tangga, perhatian fisik antara suami dan istri sangatlah penting untuk mempertahakan dan memperkokoh bangunan inti dari keluarga baru Anda.
  • Posisi-posisi baru akan Anda temukan. Bercinta saat hamil akan membuat Anda dan suami lebih kreatif karena ingin tetap membuat posisi kehamilan Anda tidak terganggu. Mungkin selama ini Anda dan suami menganggap gaya missionary sebagai gaya favorit. Tetapi seiring dengan semakin membesarnya perut Anda, maka gaya ini sudah tidak mungkin lagi dilakukan. Dengan begitu, Anda pun akan berkreasi dengan gaya lain yang lebih membuat Anda nyaman, misalnya dengan duduk di pinggir ranjang sementara pasangan berdiri atau berlutut dan melakukan penetrasi dari depan. Selain posisi ini, posisi yang bisa dicoba adalah spooning. Posisi spooning adalah posisi dimana Anda dan suami berbaring menghadap satu sisi, kemudian pasangan Anda melakukan penetrasi dari belakang.
  • Merasakan sensasi yang berbeda. Karena ketika sedang hamil, aliran darah akan menuju area kemaluan akan meningkat. Hal inilah yang meningkatkan sensitivitas area pribadi perempuan ini. Jadi tidak heran jika pada saat hamil, perempuan akan semakin meningkat peluang meraih orgasmenya. Kehamilan akan membuat Miss V lebih banyak mengeluarkan cairan karena kadar estrogen juga meningkat, selain itu juga payudara juga akan menjadi lebih sensitif.
  • Anda akan menjadi lebih rileks dan tenang setelah orgasme. Bercinta saat hamil memungkinkan Anda untuk mencapai orgasme. Dan ketika Anda mencapai orgasme, maka tubuh juga akan dibanjiri dengan oksitosin, yaitu hormon yang berfungsi untuk memproduksi endorfin. Nah endorfin inilah yang kemudian bisa membuat Anda menjadi lebih bahagia dan tenang. Perempuan yang sedang hamil, khususnya di trimester terakhir, biasanya mengalami peningkatan stress. Di sinilah Anda harus mencoba sesi bercinta dengan suami untuk melepaskan endorfin. Dengan begitu, ketika mempersiapkan masa-masa persalinan, Anda akan merasa lebih aman, tenang dan lebih mampu meredakan nyeri.