Persiapan Mental dan Fisik untuk Sang Calon Pengantin

13 March 2013 | 09:37

Persiapan mental dan fisik sebelum pernikahan dibutuhkan agar tidak drop ketika melangsungkan hari besar Anda. Persiapan mental dan fisik ini harus dilakukan seiring dengan persiapan untuk pesta pernikahannya sendiri. Ya, Anda tidak boleh terlalu memikirkan pesta saja tanpa mempertimbangkan persiapan lahir batin di dalam diri Anda sendiri. Lalu bagaimana cara untuk menata fisik dan mental agar terlihat fit dan bersinar di hari besar?

Persiapan mental dan fisik

Salah satu cara yang bisa sangat membantu adalah dengan mengunjungi konselor pernikahan atau psikolog. Tetapi jika Anda merasa hal itu terlalu menyita waktu, Anda bisa bergabung dengan salah satu situs di dunia maya, seperti situs pranikah.org. Situs ini berfungsi seperti konselor pernikahan Anda agar semuanya berjalan sempurna. Situs ini sendiri sengaja diciptakan oleh beberapa ahli dengan tujuan untuk memberikan konsultasi gratis pada calon mempelai perempuan dan laki-laki. Tujuan akhirnya adalah agar pasangan yang akan menikah tersebut mendapatkan pernikahan yang seimbang dan harmonis.

Persiapan mental dan fisik dengan mengunjungi situs ini bisa Anda lakukan dimana saja. Di sini Anda bisa mengetahui segala sesuatu tentang persiapan sebelum pernikahan dan juga berbagai pengetahuan tentang berkeluarga. Antara lain yang bisa Anda dapatkan adalah makanan untuk menjaga kesehatan sebelum pernikahan, cara menjaga kesehatan sebelum menikah, latihan untuk menjaga kebugaran sampai sisi psikologis Anda dan pasangan.

Tidak hanya itu saja, karena situs ini juga bisa membantu Anda dengan bahasan tentang cara mengatur keuangan pasca menikah dan juga hak suami dan istri di mata hukum. Pengetahuan ini diyakini bisa semakin meningkatkan sisi kematangan Anda dan pasangan untuk mempersiapkan pernikahan yang istimewa. Inti dari dibuatnya situs ini sendiri sebenarnya merupakan gerakan social untuk menginspirasi pasangan agar siap fisik dan mental sebelum menjalankan pernikahan.

Persiapan mental dan fisik entah diakui atau tidak tetap akan berpengaruh pada kehidupan pernikahan setelahnya. Karena perkawinan tidak hanya bisa disuruh orang tua, diatur usia atau hanya seks semata. Pernikahan atau perkawinan mempunyai dampak bagi psikologis pasangan yang tengah menjalaninya. Dan situs ini membantu mereka untuk mendapatkan dampak psikologis yang terbaik.