Rasa Takut Gagal ketika Bekerja

9 October 2012 | 09:52

Rasa takut gagal terkadang memang membuat perasaan menjadi tidak nyaman. Rasa takut gagal saat bekerja dan saat menjalani berbagai hal dalam hidup. Nah menurut penelitian, ternyata ketakutan ini dipengaruhi oleh jenis kelamin seseorang. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti di University of Massachussets di Boston. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perempuan dianggap kurang berani untuk menghadapi resiko karena takut gagal. Tetapi pada kenyataannya, hasil penelitian ini tidak 100% benar.

Rasa takut gagal

Karena menurut penelitian yang lain, yaitu oleh Julie Nelson, chairwoman dari fakultas ekonomi di Universitas yang sama menyatakan bahwa pada beberapa bagian sepertiekonomi dan pengaturan keuangan, perempuan justru lebih berani dalam menanggung resiko dibandingkan dengan pria. Lebih tepatnya, perempuan dan pria sebenarnya mempunyai perilaku dan keberanian menanggung resiko yang sama dalam pengaturan keuangan. Hanya saja selama ini perempuan dianggap tidak memberikan peranan yang maksimal di dalam sebuah perusahaan. Dampaknya, para perempuan sering merasa bahwa mereka tidak berperan di hal-hal tertentu yang bisa mendatangkan resiko besar. jadi tidak heran jika banyak perempuan menjadi lebih takut gagal ketika melakukan sesuatu di dalam perusahaan. Lalu, jika Anda masih merasa takut gagal, lakukan beberapa cara ini untuk mengatasi ketakutan Anda:

Rasa takut gagal bisa diatasi dengan cara yang pertama, yaitu mencari pertanyaan terbesar dari ketakutan Anda. Karena perempuan kebanyakan enggan menghadapi resiko. Hal ini disebabkan oleh adanya tingkat perfeksionisme yang tinggi dari diri Anda. Anda mempunyai kekuatan tersendiri atas apa yang dipikirkan oleh orang lain terhadap perbuatan Anda. Dan inilah yang akhirnya membuat Anda menjadi rendah diri. Akibatnya, Anda hanya mempunyai sedikit keberanian untuk mengambil resiko atas berbagai hal yang seharusnya bisa Anda lakukan dengan baik dan benar. Nah, untuk mengatasi hal ini, mulailah untuk yakin pada diri sendiri bahwa Anda mampu melakukan hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan terlalu memikirkan apa yang akan dikatakan oleh orang lain. Jika perlu, coba cari seseorang yang bisa menginspirasi Anda dan juga yang bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam menghadapi tantangan.

Kedua, carilah dukungan. Sebelum Anda memulai melakukan sesuatu, cobalah untuk berhenti berbagai macam kemungkinan negative yang akan terjadi. Karena belum tentu kemungkinan-kemungkinan buruk yang Anda pikirkan tersebut akan terjadi pada Anda. Jika Anda hanya berpikir negative, hal ini akan membuat Anda menjadi lebih pesimis dan enggan untuk bergerak maju. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencari dukungan dari teman, keluarga atau pasangan Anda. Ajaklah mereka untuk ngobrol tentang hal ini. Cobalah bersikap lebih tenang dan ceritakan apa yang terjadi kemudian mintalah pendapat mereka. Minta mereka untuk mendukung Anda agar Anda lebih bersemangat dan percaya diri dalam menghadapi tantangan.

Rasa takut gagal juga bisa dikurangi dengan cara yang ketiga, yaitu yakin pada diri sendiri. Karena setiap orang pastinya mempunyai kemampuan yang hebat di dalam dirinya sendiri, Anda harus yakin itu. Mungkin tidak semua orang mampu melihat kelebihan dirinya sendiri bahkan masih banyak orang yang belum menyadari kelebihan mereka sendiri. Ketika Anda mengambil resiko untuk menjawab tantangan memang tidak mudah dan cukup berat. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa melewatinya dan mendapatkan hasil yang terbaik. Walaupun tidak menutup kemungkinan resiko yang akan Anda hadapi, tetapi ketika Anda melakukan tugas dengan percaya diri dan positif, maka hasilnya juga akan lebih positif.