Serangan Jantung (Juga) Bisa Terjadi Karena Penyebab Tak Biasa

30 November 2012 | 10:05

Serangan jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Serangan jantung seringkali dihubungkan dengan pola hidup yang tidak sehat dan kolesterol. Tetapi kenyatannya, tidak hanya itu saja yang menjadi penyebab terjadinya penyakit ini. masih ada beberapa hal yang tidak terduga sebelumnya yang justru bisa mengaktifkan “pembunuh” ini. Apa saja? Simak rinciannya.

Serangan jantung

Pertama, lingkungan tempat tinggal. Hal ini juga sudah dbuktikan oleh The New England Journal of Medicine pda tahun 2001. Di dalam penelitian ini didapat bahwa orang yang tinggal di lingkungan menengah ke bawah tiga kali berpeluang untuk menderita sakit janting jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal di lingkungan menengah ke atas.

Kedua, suplemen kalsium. Jadi, mereka yang mengkonsumsi suplemen kalsium mempunyai resiko terkena serangan jantung lebih tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi suplemen kalsium. Untuk itulah, sebelum Anda mengkonsumsi suplemen kalsium, sebaiknya Anda konsultasi dulu dengan dokter.

Serangan jantung juga bisa terjadi karena alasan yang ketiga, yaitu infeksi. Jika Anda terkena penyakit yang berhubungan saluran pernafasan, sebaiknya Anda berhati-hati, misalnya flu, dan lain sebagainya. Karena dalam tiga hari pertama, Anda mempunyai resiko terkena serangan jantung 5 kali lebih besar daripada Anda yang sedang dalam kondisi prima. Hal ini terjadi karena infeksi bisa merangsang terjadinya stroke dan serangan jantung.

Keempat, masalah hubungan. Hubungan buruk yang sedang Anda jalankan berpengaruh pada kesehatan jantung. Bahkan penyebab ini menempati urutan cukup tinggi pada terjadinya serangan jantung, yaitu sebanyak 34%.

Kelima, kehidupan di perkotaan. Kehidupan di perkotaan yang sarat dengan macet dan polusi bisa memicu seseorang menjadi stress dan mendapat serangan jantung. Bahkan sebuah penelitian yang ada di Jerman menemukan bahkan mereka yan tinggal di dekat jalan raya yang ramai mempunyai resiko 2x lebih besar terkena serangan jantung.

Serangan jantung juga bisa disebabkan oleh hal keenam, yaitu berhenti minum aspirin. Ketika seseorang berhenti mengkonsumsi aspirin atau obat anti-inflamasi, maka akan mengalami kenaikan resiko serangan jantung. Jika Anda ingin menghentikan konsumsi aspirin sedangkan Anda mempunyai penyakit jantung, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Ketujuh, depresi. Penderita penyakit jantung yang mengalami depresi mempunyai resiko lebih besar untuk terkena serangan jantung. Saat mengalami depresi, Anda beresiko dua kali lebih besar untuk terkena serangan jantung jika dibandingkan dengan kondisi normal dimana tidak mengalami depresi.

Kedelapan, atasan Anda. Memikirkan tekanan dari atasan merupakan salah satu penyebab terjadinya serangan jantung. Karena hal ini berhubungan dengan ketegangan yang dirasakan dari pekerjaan.

Kesembilan, masalah kesehatan gigi. Orang yang mempunyai masalah dengan gigi mempunyai resiko terkena serangan jantung sebesar 25% lebih besar daripada mereka yang tidak. Hubungannya adalah bakteri yang terdapat di mulut yang bisa menjadi penyebab peradangan kronis di pembuluh darah.

Kesepuluh, diabetes. Penyakit diabetes ternyata juga bisa berpengaruh pada terjadinya serangan jantung. Jadi, penderita diabetes mempunyai kemungkinan 2-4 kali lebih besar terkena serangan jantung daripada mereka yang tidak. Untuk mencegahnya, olahraga rutin dan pola makan sehat mulai sekarang.