Stop Diet Ekstrem!

21 November 2012 | 09:54

Diet ekstrem biasanya dilakukan oleh mereka yang ingin mempunyai bentuk badan seksi dan langsing. Diet ekstrem ini sebenarnya menyimpan resiko kerugian yang sangat fatal. Jika melihat hasilnya, memang harus diakui jika bisa tergolong lebih cepat berhasil daripada diet normal pada umumnya. Tetapi dampaknya malah tubuh dan berat badan akan lebih mudah naik kembali. Tanda-tanda diet ekstrim ini adalah pola makan yang justru menghilangkan salah satu atau beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, misalnya lemak dan karbohidrat. Jadi kebanyakan mereka yang melakukan diet ketat ini hanya mengkonsumsi buah dan air putih. Diet seperti ini lebih menimbulkan dampak negative daripada positif. Apa saja kerugian diet macam ini:

Diet ekstrem

#1 selulit. Selulit adalah tampilan permukaan kulit yang terlihat berlesung di area paha, perut, pinggul dan bokong. Jadi, kenaikan atau penurunan berat yang drastic bisa menjadi salah satu penyebab munculnya selulit. Sebagai salah satu contoh yang paling banyak terjadi adalah Ibu hamil. Setelah melahirkan, bagian perut akan timbul selulit karena yang tadinya mengembang secara drastic langsung mengempis karena bayi yang sudah lahir. Nah, hal seperti ini juga terjadi pada pelaku diet ketat.

#2 tubuh akan lebih mudah gemuk lagi. Ketika seseorang melakukan diet ekstrem, berat badan memang akan turun secara drastic dan dalam waktu singkat. Tetapi tahukah Anda paa akibat yang ditimbulkan? Akibatnya, tubuh akan berusaha untuk menumpuk kalori karena kekurangan mineral dan juga vitamin. Dan caranya adalah dengan mengaktifkan hormone yang bisa memicu nafsu makan berlebih. Sehingga dampaknya adalah hasrat makan menjadi tidak terkendali.

Diet ekstrem mempunyai dampak #3 malnutrisi. Ini merupakan akibat yang paling umum terjadi dan sudah jelas dialami oleh banyak sekali pelaku diet ketat. Berbagai macam hal yang dilakukan membuat tubuh menjadi kekurangan nutrisi penting untuk tubuh. Misalnya pola makan yang tidak seimbang pada akhirnya akan mengakibatkan tubuh lemas, mudah pingsan dan bahkan kematian. Untuk itulah, Anda harus berhati-hati ketika sedang menjalani diet.

#4 kelaparan. Jika Anda tidak makan dalam waktu yang lama, maka tubuh akan mengalami kelaparan dan kemudian mempunyai kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan yang digoreng, gurih dan berlemak. Dan jenis makanan inilah yang pada akhirnya malah memicu kenaikan berat badan.

#5 rambut rontok. Kerontokan rambut bisa terjadi karena tubuh kekurangan protein dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk kekuatan rambut dan akarnya. Tubuh Anda selalu membutuhkan makanan sehat untuk proses regenerasi sel, termasuk diantaranya adalah regenerasi rambut dan kulit. Hal ini mungkin mulai disadari oleh berbagai macam orang. Mereka yang melakukan diet super ketat biasanya rambutnya mudah rontok dan kulitnya tidak cantik karena terlihat berkerut. Hal ini adalah dampak tubuh kekurangan nutrisi.

Diet ekstrem menimbulkan dampak #6 depresi. Kurangnya gairah sekd, depresi dan kecemasan adalah gangguan emosi yang seringkali terjadi pada mereka yang kekurangan nutrisi. Jadi, mereka yang melakukan diet ketat ini biasanya tidak bisa berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakan. Dan akhirnya menimbulkan stress dan tubuh menjadi tidak sehat.

Nah, untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, sebaiknya Anda melakukan diet sehat tanpa mengorbankan tubuh Anda sendiri. So, stop doing the extreme diet, ladies!