Strategi Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi

29 August 2012 | 09:30
share :
  • Facebook
  • Twitter
  • YahooBuzz

Memilih jurusan Perguruan Tinggi memang susah-susah gampang. Memilih jurusan Perguruan Tinggi tidak jarang juga membuat sebagian besar orang bingung. Karena pada umumnya, para siswa yang sudah lulus dari SMA atau jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi, baik Negeri maupun swasta, baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri. Dan di setiap Perguruan Tinggi pasti terdapat penjurusan yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa. Karena setiap jurusan mempunyai materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda, maka sebaiknya Anda juga memikirkan mana yang sebaiknya Anda pilih dan yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Memilih jurusan Perguruan Tinggi

Ada banyak factor yang harus diperhitungkan saat memilih jurusan kuliah dan semuanya harus dipikirkan masak-masak. Karena memilih jurusan kuliah secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan beberapa aspek akan menimbulkan akibat yang fatal, yaitu mulai dari kesadaran yang terlambat tentang jurusan yang sudah diambil ternyata tidak sesuai dengan kemampuan dan kepribadian, dan lain sebagainya. Jangan sampai malah terjadi DO hanya karena merasa kurang cocok dan kurang nyaman dengan jurusan yang dipilih. Untuk itulah, pemilihan jurusan kuliah sejak dini sudah harus dipikirkan dan dipertimbangkan. Karena salah jurusan akan membawa bencana dan kerugian yang besar bagi masa depan Anda. Untuk membantu mempertimbangkan jurusan yang sesuai, berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa Anda lakukan.

Memilih jurusan Perguruan Tinggi bisa dimulai dengan strategi yang pertama, yaitu menyesuaikan cita-cita, minat dan bakat. Untuk Anda yang mempunyai cita-cita tertentu, maka carilah jurusan yang sekiranya akan membawa Anda menuju profesi atau pekerjaan yang Anda inginkan dan cita-citakan. Misalnya jika Anda ingin menjadi seorang penulis, jangan memilih jurusan Teknik Geodesi karena tidak akan membawa Anda ke profesi yang Anda impikan.

Sesuaikan juga minat dan bakat yang Anda miliki. Misalnya Anda tidak menyukai sesuatu yang berhubungan dengan hitung-hitungan, sebaiknya jangan memilih jurusan yang mengharuskan Anda berkutat dengan angka-angka setiap hari, misalnya jurusan MIPA, Ekonomi, dan lain sebagainya. Lihat bakat yang Anda miliki sejak dini. Karena dengan mengembangkan bakat yang Anda miliki dengan dibarengi dengan rasa suka dan cita-cita pada sebuah jurusan yang tepat, maka akan membuat diri Anda semakin berkembang menjadi lebih baik untuk nantinya meraih apa yang Anda inginkan.

Memilih jurusan Perguruan Tinggi kemudian bisa didapat dengan strategi yang kedua, yaitu mencari informasi yang lengkap. Saat sebelum lulus pun Anda juga harus sudah mencari informasi yang sebanyak-banyaknya untuk bahan pertimbangan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber terpercaya, misalnya dari orang tua, saudara, teman, internet dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh oleh siapapun, apalagi sampai ikut-ikutan jurusan yang sebenarnya bukan minat Anda. Untuk pencarian di internet, Anda bisa memulai dengan masuk ke situs forum atau chat dengan orang yang dipercaya. Setelah mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan, jangan lupa untuk merangkum semuanya dan jadikan informasi tersebut sebagai bahan untuk membantu memilih jurusan.

Strategi yang ketiga adalah lokasi dan biaya. Jika Anda berasal dari kalangan keluarga mampu, tentu biaya tidak akan menjadi halangan. Tetapi untuk Anda yang berasal dari keluarga sederhana, sebaiknya pertimbangkan hal ini baik-baik. Hitung biaya per bulan yang akan Anda keluarkan, misalnya biaya hidup, biaya study, dan lokasi. Jika dana terbatas, sebaiknya pilih tempat kuliah yang dekat dengan rumah (paling tidak satu kota). Strategi yang keempat adalah masa depan karir dan pekerjaan. Lihatlah ke depan setelah Anda lulus nantinya. Apakah jurusan yang Anda pilih akan mengantarkan Anda untuk mendapatkan karir dan pekerjaan yang baik?