Strategi Menahan Keinginan Belanja Fashion Berlebihan

18 June 2014 | 09:24

Keinginan belanja busana bisa dikatakan sebagai kelemahan kaum perempuan. Keinginan belanja busanaterlebih ketika ada menyukai kegiatan window shopping, baik untuk produk kebutuhan sehari-hari atau fashion. Swalayan atau mall memang seolah menjadi surganya pecinta belanja. Jika Anda mempunyai shopaholic syndrome, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menahan keinginan berbelanja secara berlebihan:

Keinginan belanja busana

  • Pilihlah motif polos. Cara ini cocok untuk Anda yang mempunyai budget tipis. Dengan memilih warna dan motif polos, maka Anda akan mengurangi budget untuk berbelanja padanan aksesoris lain untuk menunjang baju yang Anda beli. Sebaliknya, jika Anda membeli baju dengan motif dan warna polos, Anda bisa dengan mudah memadu-padankannya dengan aksesoris yang Anda miliki di rumah. Selain itu, baju dengan motif polos biasanya harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan baju yang bermotif.
  • Berbelanjalah pada hari kerja. Keinginan belanja busana sebaiknya tahan jika dating di akhir pecan. Karena justru banyak took atau brand tertentu yang menawarkan diskon di hari kerja. Selain pertimbangan diskon, pertimbangan lain yang harus Anda pikirkan adalah factor waktu. Ketika Anda berbelanja di akhir pecan, Anda mempunyai waktu yang lebih banyak untuk berkeliling untuk memilih, mencoba dan akhirnya kemungkinan tergiur fashion lebih banyak pun muncul. Inilah yang akhirnya membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak.
  • Pastikan Anda memilih baju karena cocok, bukan karena alas an yang lain. Sekarang ini orang cenderung gila merk. Biasanya merk yang sudah terkenal harganya lebih mahal. Biarpun harganya lebih mahal, memang bisa menimbulkan gengsi tersendiri sehingga membuat Anda tergoda untuk membelinya. Sebaiknya pikirkan lagi jika Anda tertarik pada suatu merk. Cermati pilihan Anda. Cobalah terlebih dahulu baju yang Anda inginkan, apakah sesuai dengan selera dan dompet Anda? Jangan memilih baju yang bertentangan dengan selera, karakter dan bentuk tubuh hanya karena sebuah merk.
  • Ciptakan skala prioritas Anda sendiri. Ketika Anda sudah berniat ingin membeli baju, sebaiknya tuliskan daftar baju apa yang sedang Anda butuhkan. Misalnya kebaya untuk menghadiri resepsi pernikahan, blazer untuk rapat di kantor, flat shoes untuk kegiatan sehari-hari, dan lain sebagainya. Dengan adanya daftar tersebut, maka Anda sudah mempersiapkan berapa budget yang harus Anda keluarkan dalam kesempatan tersebut dan menghindari pembelian yang sia-sia karena hanya akan menumpuk di lemari.
  • Cermati diskon yang sedang ditawarkan. Keinginan belanja busana juga sebaiknya memperhatikan diskon yang sedang ditawarkan. Rasanya pasti menyenangkan sekali bisa mendapatkan baju yang Anda butuhkan dengan harga yang di bawah standar. Jadi, ketika Anda mengincar suatu barang dan tidak urgent, tunggulan beberapa saat sampai produk tersebut turun harga atau didiskon. Resiko memang selalu ada, seperti kesulitan mendapatkan ukuran yang sesuai.