Tanam Benang? Adakah Pantangannya?

16 May 2014 | 09:40

Tanam benang memang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat yang peduli pada kecantikan. Tanam benang ini bukanlah operasi tetapi bisa memperindah bentuk wajah dan tubuh. Meskipun hargany terbilang mahal, tetapi ternyata peminatnya sangat besar. Metode ini sebenarnya sudah lebih dulu populer di Korea dan baru sekitar lima tahun ini merambah Indonesia. Metode ini diklaim bisa menghilangkan kerutan di wajah, mencerahkan wajah, mengurangi lemak pada tubuh yang gemuk, dan sebagainya. Apakah Anda tertarik? Simak dulu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum tanam benang:

Tanam benang

  • Hindari minum obat pengencer darah saat akan melakukan metode ini. Obat-obatan apapun yang bisa mengencerkan darah sangat dilarang untuk dikonsumsi saat akan melakukan metode ini. Beberapa obat-obatan itu cirinya adalah mengandung Gingko biloba, Omega 3 dan vitamin E. Karena jika Anda mengkonsumsi obat-obatan tersebut, resikonya adalah terjadi pendarahan atau lebih mudah berdarah.
  • Jangan menggunakan krim malam. Tanam benang tidak boleh digabung dengan obat yang tidak dianjurkan dokter. Satu sampai dua hari setelah dilakukan metode ini sangat dianjurkan untuk menghentikan penggunaan krim malam. Tujuannya adalah agar kulit tidak menjadi iritasi karena penggunaan krim tersebut.
  • Jangan melakukan perawatan wajah apapun selama satu bulan pasca metode ini, misalnya radio frekuensi atau facial. Alasannya adalah karena jika melakukan perawatan radio frekuensi, benang yang dipasang di dalam kulit bisa larut karena sifat radio frekuensi yang panas.
  • Hindari cuci muka dengan air hangat pasca tanam benang. Karena hal ini bisa menyebabkan wajah muncul biru-biru dan terasa sakit. Anda juga tidak dianjurkan untuk menggosok area wajah yang baru saja ditanam benang agar tidak menimbulkan rasa perih.
  • Langsung bersinggungan langsung dengan sinar matahari. Tanam benang mempunyai dampak langsung jika terkena sinar matahari secara langsung, yaitu bisa menimbulkan panas yang akibatnya benang yang sudah ditanam bisa larut sehingga efeknya kurang maksimal atau bisa dikatakan gagal.
  • Perhatikan apa yang Anda asup. Setelah Anda melakukan tanam benang, sebaiknya Anda lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi agar benang yang ditanam di dalam tubuh bertahan lebih lama.

Itu dia warning yang harus Anda patuhi jika ingin tampil maksimal dengan metode ini. Jika Anda ingin melihat contoh hasil dari metode ini, Anda bisa melihat banyak artis Indonesia yang melakukan metode ini untuk mempercantik dan membetulkan bentuk tubuh mereka. Misalnya Dewi Persik, dan lain sebagainya. Apakah Anda tertarik?