Tidak Sarapan Malah Bikin Gemuk

2 October 2012 | 10:16

Sarapan tidak bisa dipungkiri perannya bagi tubuh. Sarapan sangat penting karena untuk memberikan asupan energy untuk bekerja sampai di tengah hari. Tetapi ternyata masih banyak orang yang melewatkan makan pagi dengan berbagai macam alasan, sehingga berakibat buruk bagi kesehatan tubuh, termasuk bisa membuat gemuk. Kok bisa? Ternyata ada beberapa alasan yang salah krapah untuk tidak menyantap makan pagi, seperti berikut:

Sarapan

1)       Tidak lapar. Perut memang tidak harus terisi secara penuh ketika sarapan. Karena yang terpenting fungsi sarapan itu sendiri bisa terpenuhi, yaitu bisa cukup untuk memberikan suplai energy sampai tengah hari. Jika energinya tidak cukup, maka saat makan siang porsinya malah bisa lebih banyak karena untuk menebus rasa lapar yang tidak disadari. Sarapan pagi dengan segelas jus buah atau sepotong roti gandum saja ternyata sudah cukup untuk mengawali hari. Jika Anda merasa perlu, Anda bisa menyiapkan snack atau makanan ringan yang sehat untuk menggenapi porsi sarapan yang seharusnya.

2)       Tidak punya waktu. Setiap pagi, semua orang yang tinggal di kota besar hamper selalu merasa terburu-buru karea dikejar waktu ke kantor. Tetapi hal ini bukanlah alasan untuk tidak sarapan. Sesedikit apapun waktu yang tersedia, Anda harus bisa menyempatkan beberapa menit saja untuk menyiapkan makanan untuk disantap dalam perjalanan. Ada beragam jenis makanan yang bisa disiapkan dalam waktu yang singkat dan bisa dimakan di jalan saat Anda menuju kantor, seperti oatmeal instan, sereal, buah segar, roti panggang, dan lain sebagainya.

3)       Takut gemuk. Karena tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sarapan bisa membuat orang menjadi lebih gemuk. Karena masalahnya sebenarnya ada pada porsi makannya, bukan jadwal di pagi hari. Karena sarapan yang sudah menjadi rutinitas tidak membawa dampak apapun terhadap berat badan Anda. Justru ketika orang melewatkan kesempatan untuk sarapan, sumber energy untuk bekerja sampai tengah hari akan sangat terbatas. Dan ampaknya, porsi makan siang akan menjadi lebih banyak untuk menggantikan kekurangan sumber energy di pagi hari dan hal ini justru yang bisa membuat Anda menjadi lebih gemuk.

4)       Tidak suka menunya. Sebagian besar menu sarapan sehat yang direkmendasikan memang tidak mempunyai rasa yang enak, misalnya roti gandum dan sereal. Jika Anda bosan atau memang tidak suka dengan menu tersebut, Anda bisa mengganti menu lain yang Anda sukai. Karena apda dasarnya, menu sarapan bisa diisi dengan apa saja asalkan asupan gizi dan energy masuk ke dalam tubuh.

Sarapan dan makan siang atau makan malam sebenarnya sama saja. Karena yang membedakan setiap menu biasanya terletak pada indeks glikemik atau lamanya waktu untuk memproses makanan tersebut menjadi gula sederhana yang nantinya akan menjadi sumber energy. Jika menunya cepat diurai, maka masih bisa disiasati dengan mengkonsumsinya sedikit demi sedikit agra kadar gula darah tidak langsung meningkat. Jadi, Anda tidak perlu malas untuk sarapan hanya karena tidak suka dengan oatmeal atau roti gandum. Anda masih bisa membuat roti non-gandum dengan selai kacang kesukaan Anda dan jus buah segar. Atau Anda juga bisa membuat sarapan dengan menu yang kaya karbohidrat seperti sandwich yang diisi dengan telur dan sosis. Sangat memanjakan lidah bukan? Jadi, yang terpenting adalah ada energy untuk beraktivitas sampai siang. Jangan biarkan perut kosong selama pagi hari sampai siang hari hanya karena Anda merasa tidal berselera dengan jenis makanan untuk sarapan.