Trik Aman Mengajak Pasangan Berbicara tentang Komitmen

17 April 2013 | 10:02

Berbicara tentang komitmen dengan pasangan memang butuh keberanian dan cara pemilihan kata yang tepat. Berbicara tentang komitmen dengan pasangan harus hati-hati karena masih banyak pria yang seolah takut dengan tema ini. Tapi jangan negative thinking dulu, mereka takut dan menghindar bukan karena mereka tidak tulus mencintai pasangannya tetapi karena mereka harus memikul tanggung jawab yang super besar. Ini dia trik agar bisa membicarakan hal seserius ini dengan lembut dan tidak terkesan mengintimidasi:

Berbicara tentang komitmen

  • Beraksi dan bereaksi. Cobalah untuk mempelajari situasi yang ada. Perkirakan bagaimana jika dia menjawab negatif atau positif dan pikirkan bagaimana cara Anda menyikapinya. Karena ketika Anda menanyakan hal ini pada pria, dia akan mempertimbangkannya dengan sangat matang, apakah dirinya sudah siap dan apakah Anda juga sudah siap. Anda sebaiknya menunjukkan sikap tenang dan jangan tersulur emosi atas reaksi yang dikeluarkannya nanti.
  • Bernegosiasi. Berbicara tentang komitmen harus pintar-pintar bernegosiasi. Jangan takut menghadapi kenyataan jika dia memang belum siap dengan komitmen. Cobalah untuk menegaskan ingin dibawa kemana hubungan Anda berdua. Tetapi tegas bukan berarti marah-marah yaa. Cobalah untuk realistis dengan keadaan. Jika memang menunggunya adalah suatu hal yang tidak mungkin, mungkin memang saatnya Anda mencari jalan lain yang terbaik untuk Anda.
  • Ketika dia menghindari tatapan Anda. Ini merupakan suatu bentuk bahwa dia merasa tidak nyaman dengan pertanyaan seputar komitmen. Walaupun Anda pastinya merasa kecewa, tetapi sebaiknya Anda juga menyadari bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang bisa diputuskan dengan singkat. Anda dan pasangan harus bisa saling meyakinkan bahwa hubungan Anda harus mendapat titik jelas. Mintalah pasangan Anda untuk jujur.
  • Ketika jawaban yang Anda dapat tidak menyelesaikan persoalan. Jika sudah berkali-kali Anda menanyakan hal yang sama dan tetap tidak menemukan jawaban yang memuaskan, mungkin saatnya Anda mengambil jalan Anda sendiri. Jangan paksakan diri anda untuk selalu menghadapi kondisi yang tidak mengenakkan, jangan lupa bahwa masih ada kemungkinan baru yang mungkin lebih baik untuk Anda. Jangan selalu berprinsip “let it flow”. Anda harus mendapat kejelasan sampai kapan hubungan Anda akan seperti ini dan kapan bisa berlanjut kea rah yang lebih serius.

Berbicara tentang komitmen yang tak kunjung terjawab harus bisa membuat Anda lebih banyak menggunakan pertimbangan. Karena ketika kita melepaskan diri dari sesuatu, maka kita harus siap dengan kesempatan yang lain. Jadi, mantapkan diri Anda, mana jalan yang akan Anda pilih untuk masa depan terbaik Anda.