Turunkan Resiko Stres Pasca Melahirkan

22 August 2013 | 08:58

Stres pasca melahirkan kerap dialami oleh para Ibu. Stres pasca melahirkan bisa disebut sebagai postpartum depression. Hal ini sebenarnya sangat wajar dialami oleh para wanita. Tanda munculnya hal ini adalah munculnya hipersensitivitas, sulit bergaul, menutup diri dan mudah tersinggung. Biarpun gejala ini dianggap wajar, tetapi jika dibiarkan akan menimbulkan stress yang berkepanjangan. Lalu adakah cara alami untuk menghilangkan gejala ini?

Stres pasca melahirkanBaru-baru ini mulai muncul hasil penelitian tentang hubungan antara postpartum depression dengan menyusui. Di dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa dengan menyusui, si Ibu bisa melewati postpartum depression serta bisa mengurangi resiko masalah tersebut pada Ibu yang baru saja melahirkan. Penelitian ini dibuktikan dengan pernyataan banyak wanita bahwa dengan menyusui, mereka merasa lebih tenang dan nyaman. Alasannya pun bisa dijelaskan secara ilmiah. Yaitu ketika seorang Ibu menyusui buah hatinya, tubuh akan memproduksi oxytocin, terutama saat bersentuhan langsung dengan si bayi saat menyusui. Oxytocin adalah hormone yang mempunyai fungsi untuk menciptakan rasa nyaman dan tenang dan juga membantu proses melahirkan. Jadi ketika tubuh mampu menghasilkan hormon oxytocin saat Anda melahirkan, hal ini akan menurunkan resiko pendarahan dan resiko terkena postpartum depression juga lebih kecil.

Stres pasca melahirkan bisa dengan mudah ditekan dengan memunculkan hormone oxytocin yang tinggi. Karena dengan mempunyai hormone ini di dalam tubuh, seseorang bisa lebih mengendalikan pikiran dan merasa tenang terlebih ketika berhubungan dengan sang buah hati. Lalu bagaimana cara termudah untuk meningkatkan hormone oxytocin ini? Menyusuilah, ladies. Karena menyusui adalah praktek yang sangat aman dan pasti bisa membantu Anda untuk melewati fase depresi setelah melahirkan. Anda pun bisa menikmati peran baru sebagai Ibu dengan kembali menjadi diri Anda sendiri seperti sebelumnya.

Stres pasca melahirkan biasanya terjadi pada wanita karir. Karena mereka cenderung lebih memikirkan hal-hal lain yang bisa membuatnya tertekan, misalnya perubahan bentuk tubuh, cara membagi waktu antara pekerjaan dengan anak, dan lain sebagainya. Sebenarnya alasan-asalan tersebut jugalah yang menjadi penyebab kebanyakan dari wanita karir memilih untuk tidak menyusui bayinya. Padahal dengan menyusui akan didapat banyak sekali manfaat bagi dirinya dan sang buah hati. Jika Anda adalah wanita karir yang sedang menghitung hari untuk menghadapi persalinan, sebaiknya mulai sekarang rileks-kan diri Anda. Nikmati setiap proses yang terjadi dan bayangkan Anda akan segera menimang buah hati Anda. Dengan begitu, kekhawatiran-kekhawatiran tersebut tidak akan menghantui Anda. Yakinkan diri Anda bahwa Anda bahagia menyambut sang buah hati dan ingin memberikan ASI eksklusif setelah dia lahir.