Warna Kuku = Detektor Kesehatan Alami

29 May 2013 | 09:54

Warna kuku ternyata bisa menjadi cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuh kita. Warna kuku selama ini dianggap sepele dan tidak ada artinya apa-apa. Seorang wanita rela menghabiskan waktunya selama berjam-jam untuk mewarnai kuku dan bahkan memasang kuku palsu untuk membuat kuku terlihat lebih lentik. Padahal kuku yang tumbuh karena asupan kalsium dan protein ini bisa memberikan banyak manfaat selain untuk dipercantik. Pernahkah Anda menyadari bahwa terkadang warna kuku bisa berubah? Dan ternyata perubahan warna itu berhubungan dengan kondisi kesehatan tubuh Anda. Berikut ini beberapa makna warna kuku Anda bagi kesehatan:

Warna kuku

  • Kuku yang berwarna pucat. Kuku pucat biasanya terlihat agar kebiruan dan tidak bisa semerona biasanya. Warna yang seperti ini menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami anemia, membutuhkan oksigen yang lebih dan kekurangan zat besi. Jika Anda mengalami hal semacam ini, sebaiknya Anda mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung zat besi tinggi. Misalnya dengan mengasup kacang-kacangan, sayuran hijau dan daging merah. Kemudian jika warna pucatnya bertahan lebih lama, mungkin ini tanda bahwa Anda terkena diabetes atau penyakit lever. Anda bisa mengecek kesehatan Anda ke dokter jika mengalami hal ini, terutama jika disertai gejala-gejala yang lain.
  • Menebal dan berwarna kekuningan. Warna kuku yang seperti ini tentu saja tidak cantik dipandang. Yang biasanya mengalami penebalan dan warna seperti ini adalah kuku kaki. Sebenarnya, hal ini menunjukkan adanya infeksi jamur pada kaki. Untuk menyembuhkan infeksi jamur ini, Anda bisa mengkonsumsi obat tertentu yang bisa Anda konsultasikan dengan dokter kulit.
  • Kuku yang menghitam. Misalnya dengan munculnya noda hitam di kuku yang tidak bisa hilang karena munculnya seperti dari dalam. Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya berhati-hati karena bisa jadi tanda Anda terkena melanoma. Untuk itu Anda harus melakukan pemeriksaan intens. Menghitamnya kuku juga bisa disebabkan oleh jatuh atau terhantam benda tumpul dengan keras.
  • Permukaan kuku tidak rata. Misalnya permukaan kuku menjadi seperti kulit jeruk yang berpori dan berlubang. Kuku yang seperti ini menandakan sedang stress dan gejala psoriasis yang akan membuat kuku terhambat tumbuh dan akhirnya merusak penampilan kuku.
  • Kuku tipis dan mudah patah. Hal ini menunjukkan bahwa Anda kekurangan hormon thyroid. Gejalanya biasanya dibarengi dengan kerontokan rambut yang cukup parah.
  • Kuku yang bergaris putih. Jika di kuku ada garis horizontal putih dan semakin lama semakin kentara, maka hal ini menunjukkan tubuh sedang kekurangan protein, kurang nutrisi, problem pada liver dan gangguan pada ginjal. Biasanya garis putih ini akan menghilang setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.
  • Kuku membiru. Warna kuku yang membiru dengan rata dan birunya gelap tetapi jemari tidak terasa dingin terjadi karena ada gangguan pernafasan atau tubuh mengalami kekurangan oksigen. Hal ini bisa juga karena peredaran darah di sekitar area tangan kurang lancar atau terikat sehingga asupan oksigen terhenti.